Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar

Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar

- Author

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Tangerang Tardi menjadi salah satu dari 17 orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK mengamankan mereka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (14/9/2026).

Namun, KPK belum menetapkan Tardi sebagai tersangka. Dalam perkara yang KPK umumkan pada Selasa (15/9/2026), penyidik menetapkan delapan orang sebagai tersangka dari 17 pihak yang mereka amankan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK Jelaskan Posisi Tardi, Kepala BPN Kota Tangerang

Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik menjelaskan posisi Tardi dalam perkara tersebut. Menurut dia, penyidik mengaitkan Tardi dengan dugaan gratifikasi.

KPK masih membutuhkan penyidikan lebih lanjut untuk menentukan unsur pidana dalam perkara tersebut. Karena itu, Tardi belum menyandang status tersangka.

“Kan kalau konteks gratif, pemberi gratif kan nggak bisa dipidana. Itu masuknya ke gratif. Jadi dia nggak masuk tersangka,” ujar Taufik dalam konferensi pers, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga :  KPK Gandeng PPATK Bongkar Kasus Aliran Dana Pembagian Fee Korupsi Kouta Haji

KPK sebelumnya mengamankan sejumlah pihak dalam OTT tersebut. Mereka antara lain politisi Partai Golkar Fahd Arafiq, pejabat ATR/BPN, Kepala BPN Bogor, dan Kepala BPN Kota Tangerang Tardi.

KPK juga mengamankan Presiden Direktur PT Summarecon Adrianto Pitojo, Sontang Coin Manurung, serta mantan Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Status Tersangka Masih Bisa Bertambah

KPK telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Namun, Ahmad Taufik menyebut status hukum para pihak masih dapat berkembang.

Penyidik masih mendalami keterlibatan setiap pihak yang mereka amankan dalam OTT. KPK juga akan menelusuri bukti yang muncul selama proses penyidikan.

Jika penyidik menemukan bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana, KPK dapat mengembangkan perkara tersebut. Perkembangan itu juga dapat memengaruhi jumlah tersangka.

“Tapi kan nanti di penyidikan yang berjalan bisa berubah tuh,” kata Taufik.

Dengan demikian, status Tardi dalam perkara OTT ATR/BPN belum berubah menjadi tersangka. KPK masih mendalami posisi dan dugaan perannya berdasarkan hasil penyidikan.

Berita Terkait

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri
Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya
Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?
Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga
Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan
Mahfud MD Desak KPU dan Dit Dikdasmen Diperiksa Pasca MA Batalkan Suket Penyetaraan SMA Gibran
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz
Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:03 WIB

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 November 2026 - 18:22 WIB

Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 22:54 WIB

Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga

Senin, 2 November 2026 - 15:02 WIB

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Mahfud MD Desak KPU dan Dit Dikdasmen Diperiksa Pasca MA Batalkan Suket Penyetaraan SMA Gibran

Berita Terbaru