Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda

Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda

- Author

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap 5 jurnalis hilang di Selat Sunda bersama tiga kru kapal. Mereka hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Banten.

Prabowo langsung memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk mengerahkan operasi pencarian sejak rombongan kehilangan kontak pada Senin (7/9/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden terus memantau perkembangan pencarian sejak awal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak rombongan lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian,” kata Teddy dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Prabowo Kerahkan 11 Kapal Cari Jurnalis

Menindaklanjuti perintah tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan armada untuk menyisir perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir rombongan.

Menurut laporan KSAL kepada Presiden, sebanyak 11 kapal gabungan kini mendukung operasi pencarian. Armada tersebut berasal dari unsur TNI AL, Basarnas, dan kepolisian.

“Di hari itu juga TNI AL langsung mengirim kapal-kapalnya. Sesuai laporan KSAL, total ada 11 kapal gabungan yang langsung melakukan pencarian,” ujar Teddy.

Sebelas kapal yang ikut mencari rombongan tersebut terdiri atas:

KRI Leuser-924KRI Kerambit-627KRI Lepu-861KAL Anyer 1-3-64KAL Pohawang 1-3-30RBB Peucang Lanal BantenRHIB SAR 02 BantenRHIB SAR 02 LampungKN SAR Tetuka-247KN SAR Basudewa-224KP Sanjaya-7017.

TNI AL sebelumnya juga mengerahkan tiga kapal perang, yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861, untuk memperluas penyisiran di Selat Sunda.

Pencarian Masuk Hari Ketiga

Tim gabungan melanjutkan pencarian pada Kamis (10/9/2026). Operasi tersebut memasuki hari ketiga setelah tim SAR belum menemukan delapan anggota rombongan.

Baca Juga :  Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Basarnas memperluas area pencarian berdasarkan evaluasi terhadap kondisi arus, ombak, dan arah angin. Tim juga mengubah sektor pencarian ke sisi utara Gunung Anak Krakatau setelah menyisir kawasan selatan.

Tim SAR sebelumnya menyisir sejumlah wilayah, termasuk sekitar Pulau Rakata, Pulau Krakatau, dan Pulau Panjang. Kondisi laut serta aktivitas Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian tim selama operasi.

Lima Jurnalis Jalankan Tugas Peliputan

Lima jurnalis tersebut berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas gunung api tersebut. Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi sekitar pukul 14.42 WIB.

Setelah itu, komunikasi dengan rombongan terputus. Laporan terbaru menyebut komunikasi terakhir terjadi sekitar pukul 15.04 WIB.

Lima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews.id, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Sementara itu, tiga kru kapal terdiri atas Warta sebagai kapten, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Pemerintah Berharap Rombongan Segera Ditemukan

Pemerintah terus mendorong tim gabungan memaksimalkan pencarian. Perluasan sektor menjadi salah satu langkah untuk memperbesar peluang menemukan seluruh anggota rombongan.

Teddy juga menyampaikan doa bagi keselamatan lima jurnalis dan tiga kru kapal.

“Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Hingga Kamis (10/9/2026), tim SAR masih mencari keberadaan delapan orang tersebut. Pemerintah berharap operasi pencarian segera menemukan seluruh rombongan dalam kondisi selamat.

Berita Terkait

KOSPI dan MBG Watch Somasi Prabowo, Buntut 43 Ribu Orang Keracunan MBG
PKH Tahap 3 Tahun 2026: Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima melalui HP
Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kompensasi Korban MBG dan Tuntut Pemulihan Total
BNN Dorong Pengawasan Ketat Produk Vape untuk Cegah Penyalahgunaan Zat Berbahaya
Pagu Aspirasi Dewan atau Usulan Forum Musrenbang, Mana Lebih Prioritas?
Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total
Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total
MKKE BPK Perkuat Integritas dan Penegakan Kode Etik Demi Jaga Kepercayaan Publik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:27 WIB

KOSPI dan MBG Watch Somasi Prabowo, Buntut 43 Ribu Orang Keracunan MBG

Jumat, 11 September 2026 - 11:45 WIB

PKH Tahap 3 Tahun 2026: Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima melalui HP

Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kompensasi Korban MBG dan Tuntut Pemulihan Total

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WIB

Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 22:38 WIB

BNN Dorong Pengawasan Ketat Produk Vape untuk Cegah Penyalahgunaan Zat Berbahaya

Berita Terbaru

Opini

UMKM Bukan Sekadar Jualan, Tapi Perjuangan untuk Bertahan

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:26 WIB

Hukum & Kriminal

Bongkar Kasus Korupsi Hutan PT Inhutani V, Kejagung Sita Uang Rp1 Triliun

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:50 WIB