Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total

Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total

- Author

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Anies Baswedan menyoroti kasus keracunan yang terus berulang dan telah menyebabkan ratusan orang menjadi korban.

Menurutnya, kejadian tersebut tidak bisa lagi dipandang sebagai insiden biasa ataupun sekadar kesalahan teknis di lapangan.

Anies menilai banyaknya korban, yang tidak hanya berasal dari kalangan siswa tetapi juga guru, mengindikasikan adanya persoalan serius dan sistemik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah tersebut dinilai dapat mencakup standar keamanan pangan, proses pengolahan makanan, rantai distribusi, hingga lemahnya pengawasan terhadap dapur penyedia.

Karena itu, ia mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara kegiatan terkait dan melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah “rem darurat” dinilai perlu agar kasus serupa tidak terus terulang dan menimbulkan lebih banyak korban.

Baca Juga :  Anies Baswedan Bongkar Sosok Dino Patti Djalal: Bukan Pejabat Karbitan

“Korbannya ratusan siswa, bahkan ada guru juga. Pertanyaan saya, berapa batas minimal jumlah korban anak-anak keracunan sampai kita mau anggap ini sebagai skandal, sebagai krisis besar, sebagai kasus luar biasa? Sehingga, kita mau tekan rem darurat untuk mengevaluasi secara total semuanya,” kata Anies, Selasa (08/09/2026).

Anies menegaskan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan pada pelaksana teknis di lapangan, tetapi juga harus menyentuh keseluruhan sistem, mulai dari penetapan standar, pemilihan bahan makanan, proses memasak dan penyimpanan, hingga distribusi kepada penerima.

Kasus keracunan yang terjadi berulang kali, lanjutnya, harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak terkait. Tanpa pembenahan secara total dan transparan, risiko munculnya korban baru akan terus membayangi.

Berita Terkait

Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total
MKKE BPK Perkuat Integritas dan Penegakan Kode Etik Demi Jaga Kepercayaan Publik
Karier Cemerlang Pak Bray: Dari Pemburu Bandar Narkoba ke Divpropam Polri
GMNI DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Dasco, Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
Video Budi Arie Disinyalir Jadi Pengalihan Isu Sayembara Ijazah SMA Gibran
Praktis Tanpa Ribet, Begini 7 Langkah Urus Akta Kelahiran Lewat HP
Bukan di Blokir, Ini Klarifikasi Polisi Soal Rekening Penghimpun Dana AMPB
Pemuda Berdampak Audiensi Ke Kemen Transmigrasi, Dorong Kawasan Sentra Pangan dan Wirausaha Pemuda
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:18 WIB

Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total

Selasa, 8 September 2026 - 17:20 WIB

Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total

Kamis, 3 September 2026 - 19:37 WIB

MKKE BPK Perkuat Integritas dan Penegakan Kode Etik Demi Jaga Kepercayaan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 00:12 WIB

Karier Cemerlang Pak Bray: Dari Pemburu Bandar Narkoba ke Divpropam Polri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:18 WIB

GMNI DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Dasco, Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Berita Terbaru