Viral Video Dapur SPPG di Lombok Dibakar Massa, Ini Fakta Sebenarnya

Viral Video Dapur SPPG di Lombok Dibakar Massa, Ini Fakta Sebenarnya

- Author

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB, JEJAKNARASI.ID – Sebuah video yang menarasikan pembakaran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), beredar di media sosial.

Video tersebut dikaitkan dengan kasus dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah anak sekolah dasar.

Dalam narasi yang beredar, warga disebut membakar bangunan dapur penyedia makanan karena merasa tidak mendapatkan kejelasan mengenai penanganan kasus maupun pihak yang bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi itu kemudian menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat. Namun, Polda NTB memastikan tidak menemukan peristiwa pembakaran dapur SPPG sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut.

Kepastian itu disampaikan setelah aparat melakukan pemeriksaan dan verifikasi di sejumlah wilayah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi di sejumlah wilayah, tidak ditemukan adanya peristiwa sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut,” ujar Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Muhammad Kholid, dikutip dari laman Polri.go.id, Rabu (16/09/2026).

Kholid mengatakan, informasi yang oleh sebagian masyarakat dipersepsikan terjadi di wilayah Lombok Tengah juga telah ditelusuri oleh jajaran kepolisian setempat.

Baca Juga :  Update Terbaru Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus Ternama di Banten

“Untuk informasi yang kemudian dipersepsikan terjadi di Lombok Tengah, jajaran Polsek dan Polres sudah melakukan verifikasi di lapangan. Hasilnya, tidak ditemukan peristiwa seperti yang disebutkan dalam video tersebut,” katanya.

Dengan demikian, klaim mengenai pembakaran dapur SPPG oleh massa belum dapat dibuktikan dan tidak sesuai dengan hasil verifikasi kepolisian.

Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan kembali video tersebut sebelum memastikan sumber serta kebenaran informasinya.

Kombes Pol. Muhammad Kholid juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama ketika menerima konten yang berpotensi menimbulkan keresahan.

“Mari bersama-sama menjaga ruang informasi tetap sehat. Pastikan informasi yang diterima benar sebelum dibagikan kembali,” ujarnya.

Polda NTB menegaskan, pengecekan terhadap informasi yang beredar penting dilakukan untuk mencegah penyebaran kabar keliru dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Berita Terkait

Temui Wawalkot Serang, Pemuda Berdampak Dorong Kolaborasi Petani Gen Z dan Pemberdayaan Pemuda
Forpamnas: FPP Tirta Benteng Jadi Jembatan Pelanggan dan Perumda
GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar
Isu Rumah Tangga Dewan PKS Jambi Viral di Medsos
Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026
Mahasiswa Flores di Tanah Rantau Berkumpul Saling Menguatkan di Tengah Duka Pasca Gempa
Camat Dadang Apresiasi Siswi SMPN 2 Kelapa Dua yang Tampil di Jambore Nasional XII
Ribuan Pelari Ramaikan Tangerang 10K, The Ultimate10K Series Berlanjut ke Semarang
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:05 WIB

Viral Video Dapur SPPG di Lombok Dibakar Massa, Ini Fakta Sebenarnya

Rabu, 16 September 2026 - 09:36 WIB

Temui Wawalkot Serang, Pemuda Berdampak Dorong Kolaborasi Petani Gen Z dan Pemberdayaan Pemuda

Rabu, 16 September 2026 - 07:21 WIB

Forpamnas: FPP Tirta Benteng Jadi Jembatan Pelanggan dan Perumda

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar

Senin, 14 September 2026 - 14:44 WIB

Isu Rumah Tangga Dewan PKS Jambi Viral di Medsos

Berita Terbaru