TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Gelaran Turnamen Catur Kelurahan Cipondoh Makmur dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-81, yang digelar dengan sistem 4 kali main (empat ronde) bukan sekadar ajang hiburan.
Di tengah persaingan ketat, muncullah sosok yang membuat seluruh hadirin terbelalak: Aiko, seorang bocah berusia 10 tahun dan siswi kelas 5 SDN Poris Gaga 1.
Dengan tubuh mungilnya, ia justru menyimpan nyali besar yang membuatnya berani bertanding melawan para pemain catur yang seusia ayahnya, bahkan ada yang seusia kakeknya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bukan sekadar ikut-ikutan, prestasi gemilang yang dibawa Aiko adalah bukti bahwa usianya bukanlah penghalang. Di daftar prestasi membanggakannya tercatat:
• Juara 1 Korwil Batu Ceper Tahun 2026
• Juara 2 Tingkat Sekolah Dasar se-Kota Tangerang
• Juara 3 Dimyati Open
• Juara 3 Porkot Tangerang Tahun 2025 – Juara Perorangan Putri
Dengan prestasi tersebut, Aiko gagal dianggap remeh oleh para lawan. Namun, yang paling mengundang perhatian bukan hanya trofi dan piala, melainkan keberanian luar biasa yang ia tunjukkan di atas papan catur.
“Saya sangat mengapresiasi kepada para peserta yang bertanding hari ini, terlebih kepada Aiko yang sudah berani dan bernyali besar bertanding melawan yang notabene seusia ayahnya, bahkan ada yang seusia kakeknya,” ujar Lurah Cipondoh Makmur, H. Asad Nasrulloh, Sabtu (15/08/2026).
Menurutnya, semangat Aiko adalah contoh nyata bahwa generasi muda bisa bersaing di kancah yang selama ini dianggap hanya milik kalangan dewasa.
Dalam pertandingan yang digelar di lingkungan Kelurahan Cipondoh Makmur ini, Aiko membuktikan bahwa keberanian sejati tidak mengenal batas usia. Ia tidak gentar menghadapi pemain-pemain senior, memanfaatkan strategi dan fokus yang tajam untuk meraih poin demi poin.
Wajah polosnya yang tenang di tengah tekanan turnamen justru menjadi simbol bahwa bakat sejati bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tubuh seorang bocah berusia 10 tahun.
Aiko bukan hanya memiliki segudang prestasi, tapi juga ikon inspirasi bagi para siswa SDN Poris Gaga 1 dan seluruh warga Cipondoh Makmur. Dalam turnamen yang menggunakan sistem 4 kali main tersebut, ia berhasil menegaskan namanya di kancah catur lokal dengan prestasi yang membanggakan sekaligus keberanian yang menggemparkan. (Wil/Js)
































