Niat Tegur Warga yang Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Berujung Dipenjara

Niat Tegur Warga yang Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Berujung Dipenjara

- Author

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

TANGSEL, JEJAKNARASI.ID – Niat baik menegur warga yang membakar sampah justru berbuah petaka. Seorang Ketua RT di Perumahan Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, kini harus mendekam di tahanan setelah terlibat perkelahian dengan warga yang ditegurnya.

Berdasarkan keterangan warga kepada jurnalis Jejak Narasi, peristiwa bermula ketika Ketua RT tersebut menegur seorang warga yang diduga membakar sampah di lingkungan perumahan. Teguran yang semula dimaksudkan untuk menjaga ketertiban lingkungan itu justru berujung cekcok panas.

“Awalnya cuma teguran biasa soal bakar sampah. Tapi tiba-tiba jadi ribut. Kami lihat Pak RT malah disiram dan dipukul sampai luka,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian, saat ditemui di lokasi, Jumat (14/08/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat perkelahian tersebut, kedua belah pihak dilaporkan sama-sama mengalami luka. Namun yang mengejutkan warga, kasus ini kini telah dinyatakan lengkap atau P21, dan justru sang Ketua RT yang harus menjalani penahanan.

Pihak keluarga mempertanyakan proses hukum yang berjalan. Mereka menyoroti adanya perbedaan keterangan saksi serta tidak adanya pendampingan hukum sejak tahap pemeriksaan hingga penahanan.

Baca Juga :  Terbaru! Ada 14 Titik Lokasi Samsat Keliling Ditlantas Polda Metro Jaya Hari Ini

“Sejak awal diperiksa sampai ditahan, bapak tidak didampingi pengacara sama sekali. Keterangan saksi-saksi juga berbeda-beda. Kami hanya ingin keadilan ditegakkan secara berimbang,” ungkap pihak keluarga dengan nada kecewa.

Keluarga juga mengkhawatirkan dampak ekonomi dari penahanan ini. Pasalnya, Ketua RT tersebut merupakan tulang punggung keluarga.

Warga Bergerak Galang Dukungan Untuk Ketua RT

Simpati warga pun mengalir deras. Warga setempat kompak menggalang tanda tangan sebagai bentuk dukungan dan telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

“Pak RT itu orang baik, beliau justru menjalankan tugasnya menjaga lingkungan. Kami warga siap menjamin beliau. Makanya kami galang tanda tangan untuk penangguhan penahanan,” tegas salah satu tokoh warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti keputusan atas permohonan penangguhan penahanan tersebut.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan memunculkan pertanyaan besar: haruskah warga yang berupaya menegakkan aturan lingkungan justru berakhir di balik jeruji?

Berita Terkait

LHP BPK 2025 Tangsel Soroti Aset Bapenda, 74 Peralatan Sudah Raib atau Kembali?
Pengadaan Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah Tangsel 2024 Masih Jadi PR LHP BPK 2025, Tindak Lanjut dan Akuntabilitas Pemkot Dipertanyakan
Binus School Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli Kesehatan Mental
Pilar Saga Ingatkan Lurah Se-Tangsel Jaga Integritas, Keluarga Diminta Jadi Pengingat
Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026
Mahasiswa Flores di Tanah Rantau Berkumpul Saling Menguatkan di Tengah Duka Pasca Gempa
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Tangsel Bagikan 1.000 Masker di Jalan BSD
Pastikan Bangunan Aman dan Laik Huni, DCKTR Tangsel Gencar Sosialisasikan SLF
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:01 WIB

LHP BPK 2025 Tangsel Soroti Aset Bapenda, 74 Peralatan Sudah Raib atau Kembali?

Sabtu, 26 September 2026 - 22:50 WIB

Pengadaan Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah Tangsel 2024 Masih Jadi PR LHP BPK 2025, Tindak Lanjut dan Akuntabilitas Pemkot Dipertanyakan

Rabu, 23 September 2026 - 17:35 WIB

Binus School Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli Kesehatan Mental

Rabu, 16 September 2026 - 17:28 WIB

Pilar Saga Ingatkan Lurah Se-Tangsel Jaga Integritas, Keluarga Diminta Jadi Pengingat

Senin, 14 September 2026 - 14:17 WIB

Lahan PSEL Tangsel Tunggu Appraisal, Pilar: Pembebasan 2,3 Hektare Ditargetkan 2026

Berita Terbaru