Pembiaran Infrastruktur di Indramayu: Jembatan Karang Asem Nyaris Ambruk, Pemerintah Daerah Diduga Tutup Mata

Pembiaran Infrastruktur di Indramayu: Jembatan Karang Asem Nyaris Ambruk, Pemerintah Daerah Diduga Tutup Mata

- Author

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi penyanggah jembatan kayu yang sangat memprihatinkan. (Foto: Istimewa)

Kondisi penyanggah jembatan kayu yang sangat memprihatinkan. (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, JEJAKNARASI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penyediaan infrastruktur dasar yang layak kembali dipertanyakan. Jembatan Karang Asem yang menjadi urat nadi penghubung antara Blok Karang Asem dan Blok Kedung Waru Balong, Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabus Wetan, kini berada dalam kondisi sangat kritis.

Kondisi ini bukan lagi sekadar masalah ketidaknyamanan, melainkan potret nyata pembiaran keselamatan warga oleh otoritas setempat.

Berdasarkan pantauan dan dokumentasi yang diterima redaksi JEJAKNARASI.ID, jembatan kayu tersebut kini tak lebih dari sebuah “jebakan maut”. Penyangga utama struktur jembatan hanya mengandalkan tiang kayu dan bambu yang sudah miring, lapuk, serta berpotensi patah setiap saat. Lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu tampak bolong-bolong, patah, dan tidak terikat rapat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya, dengan pagar pengaman ala kadarnya dari bambu tua, jembatan ini tetap menjadi satu-satunya jalur mobilitas harian warga. Pembiaran terhadap kondisi ini memaksa anak-anak sekolah, petani, dan pelaku ekonomi lokal bertaruh nyawa setiap kali melintas.

Kondisi jembatan penghubung antara Blok Karang Asem dan Blok Kedung Waru Balong, Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabus Wetan. (Foto: Istimewa)

Kondisi ini memicu kritik keras dari warga yang menilai pemerintah setempat mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu sangat lamban dan minim empati terhadap keselamatan rakyatnya.

Baca Juga :  Khusus 2 November, Tiket Masuk Jungleland Adventure Theme Park Sentul Rp 50 Ribu dan Bertabur Spesial Event

“Setiap hari kami lewat sini, rasanya takut ambruk. Apalagi kalau bawa motor, papannya goyang dan bolong-bolong. Sudah lama rusak tapi belum ada perbaikan,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa kepada jurnalis JEJAKNARASI.ID, Sabtu (26/09/2026).

Pernyataan warga tersebut menelanjangi buruknya prioritas pembangunan di daerah. Pemerintah dinilai kerap menerapkan pola pikir reaktif: baru sibuk kasak-kusuk bertindak setelah jatuh korban jiwa. Padahal, akses transportasi yang aman adalah hak paling mendasar bagi warga negara yang membayar pajak.

Jembatan Karang Asem adalah penopang utama aktivitas sosial dan ekonomi warga di dua blok tersebut. Ketidaktegasan Pemdes Drunten Wetan dan keterlambatan respon Dinas PUPR Indramayu dalam mengalokasikan anggaran perbaikan permanen mengancam memutus mata rantai ekonomi warga, sekaligus mengisolasi kawasan tersebut.

Masyarakat kini menagih langkah konkret, bukan sekadar janji manis birokrasi. Pemkab Indramayu didesak untuk segera mengambil tindakan darurat dan mengalokasikan pembangunan jembatan permanen yang layak.

Hingga berita ini ditayangkan, redaksi JEJAKNARASI.ID masih berupaya mengkonfirmasi pihak pemerintah desa dan dinas terkait.

Penulis : Masta

Editor : Masta

Berita Terkait

Polres Indramayu Imbau Warga Tenang Usai Insiden Sindang, Jangan Sebar Hoaks
Sidak Ombusman di Lapas Cibinong, Ungkap Fasilitas Mewah dan Miras
Antisipasi Gelaran Pocari Sweat Run 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal
WS Law & Partner Gelar Mancing Bersama Warga Bogor: Rakatkan Hubungan Lewat Aksi Santai di Tepi Kolam
Viral! Pria Berhoodie Hitam Bakar Bendera Merah Putih di Cimahi, Aksi Terekam CCTV – Warga Murka, Polisi Kejar Pelaku!
Mahasiswa Universitas Presiden Edukasi Etika Penggunaan Artificial Intelligence Ke Siswa SMP Melalui Program EESK
Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Presiden Sosialisasikan Keselamatan Penggunaan LPG di Cikarang Timur
Mahasiswa Universitas Presiden Tingkatkan Literasi Keselamatan Listrik Siswa SMKN 1 Cikarang Pusat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:53 WIB

Pembiaran Infrastruktur di Indramayu: Jembatan Karang Asem Nyaris Ambruk, Pemerintah Daerah Diduga Tutup Mata

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Polres Indramayu Imbau Warga Tenang Usai Insiden Sindang, Jangan Sebar Hoaks

Kamis, 24 September 2026 - 07:26 WIB

Sidak Ombusman di Lapas Cibinong, Ungkap Fasilitas Mewah dan Miras

Jumat, 18 September 2026 - 21:35 WIB

Antisipasi Gelaran Pocari Sweat Run 2026, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:34 WIB

WS Law & Partner Gelar Mancing Bersama Warga Bogor: Rakatkan Hubungan Lewat Aksi Santai di Tepi Kolam

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Dorong Kebiasaan Menabung Generasi Muda, Bank Raya Raih Penghargaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 14:07 WIB