Mahasiswa Universitas Presiden Edukasi Etika Penggunaan Artificial Intelligence Ke Siswa SMP Melalui Program EESK

Mahasiswa Universitas Presiden Edukasi Etika Penggunaan Artificial Intelligence Ke Siswa SMP Melalui Program EESK

- Author

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG, JEJAKNARASI.ID – Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Presiden menyelenggarakan kegiatan Electrical Engineering Sharing Knowledge (EESK) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan mengangkat tema “AI Helps, Ethics Shape the Future”.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMPIT Arkan Cendekia, Bekasi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika dalam menggunakan Artificial Intelligence (AI) secara bijak, bertanggung jawab, dan aman.

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi AI yang kini banyak dimanfaatkan dalam proses belajar, mencari informasi, hingga membuat berbagai karya, penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa penggunaan AI harus disertai dengan tanggung jawab dan nilai-nilai etika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Presiden berupaya membekali siswa dengan pengetahuan agar mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran tanpa mengabaikan kejujuran, kreativitas, serta keamanan informasi pribadi.

Kegiatan ini diikuti oleh 84 peserta, yang terdiri dari siswa-siswi SMPIT Arkan Cendekia. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Artificial Intelligence, manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari, risiko penyalahgunaan AI, pentingnya menjaga privasi data, cara memverifikasi informasi yang dihasilkan AI, serta penerapan etika dalam menggunakan AI di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Agar proses pembelajaran lebih menarik, kegiatan dikemas melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, permainan edukatif (quiz), dan sesi tanya jawab.

Selain itu, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka terhadap materi yang telah diberikan.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga mendorong siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi informasi yang diperoleh dari AI.

Baca Juga :  Pelatihan Cukur Gratis Dinsos Kota Tangerang Cetak Entrepreneur Muda, Annisa Aulia Sukses Buka Barber

Peserta diajak memahami bahwa hasil yang diberikan AI tidak selalu benar sehingga perlu diverifikasi menggunakan sumber yang tepercaya. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada pentingnya menghargai hak cipta, menghindari plagiarisme, dan tetap mengembangkan kemampuan berpikir secara mandiri meskipun memanfaatkan teknologi AI.

Program Electrical Engineering Sharing Knowledge merupakan wujud komitmen mahasiswa Universitas Presiden dalam mendukung peningkatan literasi digital di kalangan pelajar sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi secara bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami bahwa Artificial Intelligence bukan hanya sekadar teknologi yang memudahkan berbagai aktivitas, tetapi juga merupakan alat yang harus digunakan dengan etika, tanggung jawab, dan sikap kritis. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menjadi pengguna AI yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia digital di masa depan.

Proyek ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Umum (MKU) di Universitas Presiden yang mewajibkan mahasiswanya untuk merancang dan mengeksekusi proyek sosial berkelanjutan yang selaras dengan keilmuan program studi masing-masing.

Social Project ini dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Program Studi Teknik Elektro Universitas Presiden bersama dosen pembimbing, yaitu:

  1. Prof. Dr.-Ing. Erwin Parasian Sitompul, S.T., M.Sc.
  2. Ir. Iksan Bukhori, S.T., M.Phil.
  3. Ir. Mia Galina, S.T., M.T., IPU
  4. Ir. Lukman Medriavin Silalahi, A.Md., ST., MT., IPM., ASEAN-Eng., APEC-Eng.

Tim Mahasiswa Social Project yakni:

  1. Dhavy Nafiis Alnadir
  2. Abimanyu Surya Prasetyo
  3. Audy Alvaro Nasution
  4. Muhamad Al Fatih Murad
  5. Muhammad Dakhiatul Kallabi
  6. Muhamad Zaki Zaidan
  7. Muhammad Iqbal Ar Rasyid
  8. Rafael Ardiansyah

Berita Terkait

Pelajar SMP Tewas Kecelakaan dengan Truk PLN di Babelan Bekasi
Video Pesta Miras Bersama LC di Kantor Desa Kertawinangun Viral, Camat dan Bupati Indramayu Bungkam
DPRD Indramayu Bahas Dua Raperda Perumahan dan Lingkungan
Polsek Kandanghaur Polres Indramayu Hadir Pesta Adat Nadran
Polres Indramayu Amankan 9 Remaja Terkait Video Viral Geng Motor Bersenjata Tajam di Indramayu
PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Miras
Metranet Dukung Program GENTING di Pekalongan, Perkuat Sinergi untuk Cegah Stunting Nasional
Pemimpin Redaksi Jejak Narasi Helmi AR dan Kabiro Jabar Masta Ucapkan Selamat HUT Indramayu ke-499: Momentum Menuju Indramayu REANG
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Pelajar SMP Tewas Kecelakaan dengan Truk PLN di Babelan Bekasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Video Pesta Miras Bersama LC di Kantor Desa Kertawinangun Viral, Camat dan Bupati Indramayu Bungkam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:08 WIB

DPRD Indramayu Bahas Dua Raperda Perumahan dan Lingkungan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Polsek Kandanghaur Polres Indramayu Hadir Pesta Adat Nadran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Polres Indramayu Amankan 9 Remaja Terkait Video Viral Geng Motor Bersenjata Tajam di Indramayu

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Echoes from the Land of the Dragon Raih Penghargaan di ART & TUR 2026

Senin, 2 Nov 2026 - 11:40 WIB

Ekonomi & Bisnis

Amryan Fajri, Mantri BRI yang Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu

Senin, 2 Nov 2026 - 11:31 WIB