Rumah Tangga Harmonis Bukan Hanya Soal Cinta

Rumah Tangga Harmonis Bukan Hanya Soal Cinta

- Author

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OPINI, JEJAKNARASI.ID – Banyak orang percaya bahwa cinta adalah modal utama dalam membangun rumah tangga. Perasaan saling mencintai menjadi alasan dua insan memutuskan untuk menikah dan menjalani kehidupan bersama.

Namun, perjalanan rumah tangga menunjukkan bahwa cinta saja tidak selalu cukup. Tidak sedikit pasangan yang awalnya saling mencintai, tetapi akhirnya memilih berpisah karena tidak mampu menghadapi berbagai persoalan yang muncul setelah pernikahan.

Hal ini menunjukkan bahwa keharmonisan rumah tangga tidak hanya bergantung pada perasaan, tetapi juga pada tanggung jawab dan komitmen untuk menjaga hubungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah memasuki kehidupan berumah tangga, pasangan akan dihadapkan pada berbagai dinamika, mulai dari persoalan ekonomi, perbedaan karakter, pembagian peran dalam keluarga, hingga tanggung jawab mengasuh anak.

Persoalan-persoalan tersebut merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan keluarga. Yang menentukan keutuhan rumah tangga bukanlah ada atau tidaknya masalah, melainkan bagaimana suami dan istri menyikapinya.

Ketika komunikasi mulai terabaikan, rasa saling menghargai berkurang, dan masing-masing lebih mengutamakan ego, konflik kecil dapat berkembang menjadi persoalan yang sulit diselesaikan.

Dalam Islam, pernikahan bukan sekadar ikatan yang didasarkan pada rasa cinta, tetapi merupakan mitsaqan ghalizha atau perjanjian yang kokoh sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.

Tujuan pernikahan adalah membangun keluarga yang sakinah, dipenuhi mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih sayang). Nilai-nilai tersebut tidak tumbuh dengan sendirinya, tetapi harus dipelihara melalui pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang, saling menghormati, kesabaran, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri demi kebaikan bersama.

Baca Juga :  Hukum Tidak Dapat Menggantikan Akhlak

Tanggung jawab merupakan fondasi yang menjaga rumah tangga tetap berdiri ketika berbagai ujian datang. Tanggung jawab tidak hanya berarti memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga mencakup kesediaan untuk mendengarkan pasangan, menjaga kepercayaan, menghormati perbedaan, serta bersama-sama mencari solusi atas setiap persoalan.

Suami dan istri memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi. Ketika keduanya sama-sama menyadari bahwa pernikahan adalah amanah, hubungan yang dibangun tidak hanya bertumpu pada perasaan, tetapi juga pada komitmen untuk saling menjaga.

Di tengah perkembangan media sosial, banyak pasangan tanpa sadar membandingkan kehidupan rumah tangganya dengan kehidupan orang lain yang tampak sempurna.

Padahal, kebahagiaan keluarga tidak diukur dari banyaknya foto romantis yang dibagikan atau kemewahan yang dipamerkan. Keharmonisan justru tumbuh dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti saling menghargai, menjaga komunikasi, menyelesaikan perbedaan dengan musyawarah, serta tetap hadir mendampingi pasangan dalam keadaan senang maupun sulit.

Rumah tangga yang harmonis bukanlah rumah tangga yang tidak pernah mengalami konflik, melainkan rumah tangga yang mampu menjadikan setiap persoalan sebagai ruang untuk saling menguatkan.

Cinta memang menjadi awal yang mempertemukan dua insan dalam ikatan pernikahan, tetapi tanggung jawab, komitmen, dan kesediaan untuk saling menjaga adalah yang membuat ikatan itu tetap bertahan.

Ketika cinta berjalan beriringan dengan tanggung jawab, rumah tangga tidak hanya menjadi tempat tinggal bersama, tetapi juga menjadi tempat terbaik untuk menghadirkan ketenangan, kasih sayang, dan kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga.

Penulis : Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel

Berita Terkait

Gengsi “Makan Cantik” yang Bikin Tabungan Sekarat!
Jemput Uang Tak Layak Edar, Tesalonika Edukasi Masyarakat tentang Rupiah
Menggeluti Dunia Wirausaha, Daffa Pimpin HIPMI PT Sumut
Salib Turun ke Bundaran HI, Sorban PBNU Masih di Istana
Jebakan Ulasan Palsu dan Bintang Lima dalam Belanja Online
Green Muamalah: Mengapa Investasi pada Perusak Lingkungan Adalah Transaksi yang Batil
Menakar Konstitusionalitas Kebijakan Pemerintah: Perpres 66/2025 dan PP 48/2025
Etika Adalah Wajah Bisnis Halal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Gengsi “Makan Cantik” yang Bikin Tabungan Sekarat!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Jemput Uang Tak Layak Edar, Tesalonika Edukasi Masyarakat tentang Rupiah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Menggeluti Dunia Wirausaha, Daffa Pimpin HIPMI PT Sumut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Salib Turun ke Bundaran HI, Sorban PBNU Masih di Istana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jebakan Ulasan Palsu dan Bintang Lima dalam Belanja Online

Berita Terbaru

Opini

Gengsi “Makan Cantik” yang Bikin Tabungan Sekarat!

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:57 WIB

Ekonomi & Bisnis

Panduan Pendanaan Modal Ventura untuk Startup

Sabtu, 31 Okt 2026 - 10:26 WIB

Pelajar SMP Tewas Kecelakaan dengan Truk PLN di Babelan Bekasi. (Foto:Ilustrasi)

Jawa Barat

Pelajar SMP Tewas Kecelakaan dengan Truk PLN di Babelan Bekasi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:15 WIB