Buruh Demo Selesai, Gantian Mahasiswa Unjuk Rasa Menentang Kenaikan Tunjangan Anggota DPR

Buruh Demo Selesai, Gantian Mahasiswa Unjuk Rasa Menentang Kenaikan Tunjangan Anggota DPR

- Author

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Keamanan saat menghalau mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa hingga sore hari (Foto: Ist)

Pasukan Keamanan saat menghalau mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa hingga sore hari (Foto: Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Unjuk rasa di Gedung DPR RI masih terus berlanjut hingga sore hari. Padahal, massa dari berbagai serikat buruh Se-Jabodetabek sudah meninggal titik lokasi kumpul.

Demo lanjutan tersebut dilakukan oleh para mahasiswa yang berasal dari beberapa kampus yang ada di Jakarta.

Hingga pukul 14.00 WIB peserta aksi terus berdatangan menuju titik kumpul di depan gedung utama DPR RI maupun Gerbang Pancasila yang berada di belakang gedung Parlemen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksinya para mahasiswa menentang kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan anggota dewan.

Peserta aksi juga menyesalkan bersamaan kedatangan mereka, DPR menutup rapat pintu gerbangnya.

“Hari ini kita datang ke gedung DPR RI dengan membawa aspirasi masyarakat tapi lihat pintu gerbang ditutup rapat, teman-teman,” teriak salah seorang mahasiswa, Kamis (28/8/2925).

Seperti diketahui, hari ini ribuan buruh dari berbagai serikat buruh melakukan aksi turun ke jalan. Hal tu dilakukan guna melaksanakan aksi demonstrasi guna menyuarakan beberapa tuntutan.

Baca Juga :  Peluncuran 'Media and Peace Forum', Teguh Santosa: Korea Utara Sering Disalah Mengerti

Presiden  Partai Buruh Said Iqbal mengatakan aksi unjuk rasa ini akan di pusatkan di Gedung  DPR RI, Jalan Gatot Subroto. dan tidak di Istana negara.

“Tidak di Istana, di DPR saja,” kata Said kepada wartawan di lokasi demo. Kamis (28/8/2025).

Ia menjelaskan, demo buruh ini merupakan aksi damai dari berbagai serikat buruh. Dengan tujuan untuk menuntut penghapusan Outsorching, Upah Murah, Stop PHK, dan Reformasi perburuhan.

Tuntutan lainnya kata Iqbal adalah, menaikkan PTKP menjadi Rp7.500.000 per bulan. Kemudian hapus pajak pesangon, pajak THR,  hapus pajak JHT, dan hapus diskriminasi pajak perempuan menikah.

“ Kami juga menuntut disahkannya Undang- Undang Ketenagakerjaan tanpa Omnibuslaw, lalu disahkan RUU Perampasan Aset, berantas korupsi dan revisi UU Pemilu dengan redesain sistem Pemilu 2029,” tukasnya.***

Berita Terkait

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:37 WIB

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Berita Terbaru