Kepala Dindikbud Banten Siap Tindak Tegas Kepala Sekolah yang Bermain Jalur Titipan SPMB 2026

Kepala Dindikbud Banten Siap Tindak Tegas Kepala Sekolah yang Bermain Jalur Titipan SPMB 2026

- Author

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Banten 2026. (Foto: Ilustrasi)

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Banten 2026. (Foto: Ilustrasi)

JEJAKNARASI.ID, BANTEN – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin mengingatkan bagi kepala sekolah (Kepsek) SMA, SMK, dan SKh se Provinsi Banten untuk mentaati seluruh prosedur dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Jamaluddin menegaskan, Jika ada Kepsek yang melanggar aturan SPMB, seperti menerima siswa titipan, akan ditindak tegas.

“Insya Allah sesuai arahan dari Gubernur Banten (Andra Soni) sudah tidak ada titip menitip lagi. Jika ada yang kedapatan maka akan kita tindak tegas sesuai aturan,” ujar Jamal, Kamis (30/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, untuk pelaksanaan pra SPMB sudah berjalan sejak 20 April hingga 31 Mei 2026 mendatang. Sedangkan untuk SPMB dimukai pada 10 Juni hingga 10 Juli 2026.

“SMA, SMK, dan SKh itu prosesnya sudah dimulai sejak 20 April kemarin. Semoga prosesnya berjalan lancar, aman, dan kondusif,” tegas Jamal.

Baca Juga :  Camellia Petir Gratiskan Lagunya dibawakan di Kafe dan Restoran

Untuk para orang tua yang anaknya tidak masuk sekolah negeri dihimbau agar memasukan anaknya ke sekolah swasta gratis yang telah bekerjasama dengan Dindikbud Provinsi Banten.

“Gratis itu ada dua, ada kebutuhan investasi dan operasional, yang digratiskan itu uang pangkal, SPP, Sementaran itu tidak ada lagi. Kecuali kebutuhan pribadi seperti seragam batik itu pasti ada,” ungkap Jamal.

Jika ada kepala sekolah swasta yang telah bekerjasama dengan Dindikbud Provinsi Banten membadel, maka sangsinya sekolah tersebut akan ditutup.

“Kita akan tutup jika masih ada sekolah swasta yang sudah bekerjasama masih memungut biaya dari para siswa, karena sudah jelas aturanya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Maryono Serukan Budaya Siaga Bencana Lewat Keltana 
Pemkot Tangerang Segel TPS Ilegal di Benda, Ini Alasannya
Kecamatan Benda Gelar Koordinasi Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Pelayanan Umum Tahun 2026
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Camat Respon Cepat Aduan Dugaan Pelanggaran Perwal Oleh Provider Internet di Cipondoh Makmur
Tekan Angka Stunting, Pemkot Tangerang Sediakan Layanan USG Gratis bagi Ibu Hamil di Puskesmas
DPRD Tangerang Desak Moderland Realty Serahkan Fasos Fasum Ke Pemkot Dalam Waktu Dekat
Eks Pengacara Dukun Laporkan Tiyo Ardianto Ke Polres Metro Tangerang Selatan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:52 WIB

Maryono Serukan Budaya Siaga Bencana Lewat Keltana 

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:22 WIB

Pemkot Tangerang Segel TPS Ilegal di Benda, Ini Alasannya

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:25 WIB

Kecamatan Benda Gelar Koordinasi Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Pelayanan Umum Tahun 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:25 WIB

Camat Respon Cepat Aduan Dugaan Pelanggaran Perwal Oleh Provider Internet di Cipondoh Makmur

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:20 WIB

Tekan Angka Stunting, Pemkot Tangerang Sediakan Layanan USG Gratis bagi Ibu Hamil di Puskesmas

Berita Terbaru

Banten

Maryono Serukan Budaya Siaga Bencana Lewat Keltana 

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:52 WIB

Tangerang

Pemkot Tangerang Segel TPS Ilegal di Benda, Ini Alasannya

Jumat, 26 Jun 2026 - 10:22 WIB