GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar

GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar

- Author

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut secara menyeluruh dugaan korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor serta dugaan keterlibatan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid.

Desakan ini muncul setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek terkait dugaan korupsi pengurusan HGB. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak, termasuk mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto alias Gus Arif, pejabat di lingkungan ATR/BPN, serta pihak swasta. Arif Sugiyanto kemudian diberitakan termasuk pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Lebih jauh, sejumlah pemberitaan menyebut adanya dugaan hubungan Arif Sugiyanto dengan Nusron Wahid. Bahkan terdapat laporan yang menyebut Arif diduga berperan sebagai penghubung antara Nusron Wahid dengan pihak swasta dalam perkara tersebut. Informasi tersebut tentu harus diverifikasi dan dibuktikan melalui proses hukum oleh KPK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPD GMNI DKI Jakarta menilai keterlibatan Arif Sugiyanto dalam perkara ini harus menjadi pintu masuk bagi KPK untuk menelusuri lebih jauh kemungkinan adanya aktor lain yang memiliki hubungan dengan perkara, termasuk Nusron Wahid.

“Kami menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada pihak yang tertangkap dalam OTT. KPK harus membongkar seluruh rantai dugaan korupsi, termasuk siapa pemberi perintah, penerima manfaat, perantara, maupun pihak yang diduga memiliki hubungan dengan aliran uang dalam perkara tersebut,” ujar Dendy, Ketua DPD GMNI Jakarta, Selasa (15/09/2026).

Baca Juga :  KPK Sita Aset Mobil Mewah Milik Satori Tersangka Kasus CSR BI-OJK

Karena itu, DPD GMNI DKI Jakarta mendesak KPK:

1. Mengusut secara menyeluruh keterlibatan Arif Sugiyanto dalam perkara dugaan korupsi HGB Bogor.

2. Mendalami seluruh hubungan dan komunikasi Arif Sugiyanto dengan Nusron Wahid yang berkaitan dengan perkara tersebut.

3. Memanggil dan memeriksa Nusron Wahid apabila ditemukan fakta atau bukti yang mengarah kepada keterlibatannya.

4. Menelusuri aliran uang dan aset yang berkaitan dengan perkara HGB Bogor hingga kepada pihak yang menjadi penerima manfaat.

5. Tidak berhenti pada aktor lapangan maupun perantara, tetapi membongkar seluruh struktur dan pihak yang diduga berada di balik perkara tersebut.

6. Apabila dalam proses penyidikan ditemukan bukti yang cukup mengenai keterlibatan Nusron Wahid, KPK harus menetapkan status hukumnya dan melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

DPD GMNI DKI Jakarta menegaskan bahwa jabatan menteri tidak boleh menjadi tameng dari proses hukum. Begitu pula kedekatan politik maupun hubungan personal tidak boleh menjadi alasan bagi aparat penegak hukum untuk menghentikan pengusutan.

“Kami mendukung KPK untuk bekerja secara independen, profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Jika ada bukti keterlibatan, usut sampai tuntas. Jika memenuhi unsur pidana, tetapkan tersangka. Jangan berhenti pada perantara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jakarta Rocktober 2026 Sukses Digelar PWI Jaya, Kesit Apresiasi Kreativitas Wartawan
Samsung Sukses Meriahkan Jakarta Running Festival 2026: Galaxy Runners Station Dipadati Pengunjung
Ketamin 1,16 Ton Berlayar dari Johor, Sekjen GMNI Jakarta Sampaikan Kritik Untuk Malaysia
Sekda GMNI Jakarta Apresiasi Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Karhutla
GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik
BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Buka UKW ke-66 PWI Jaya, Tekankan Akurasi Berita
Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM Jaya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Jakarta Rocktober 2026 Sukses Digelar PWI Jaya, Kesit Apresiasi Kreativitas Wartawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Samsung Sukses Meriahkan Jakarta Running Festival 2026: Galaxy Runners Station Dipadati Pengunjung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Ketamin 1,16 Ton Berlayar dari Johor, Sekjen GMNI Jakarta Sampaikan Kritik Untuk Malaysia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Sekda GMNI Jakarta Apresiasi Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik

Berita Terbaru