Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing

Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing

- Author

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Sekretaris Daerah GMNI DKI Jakarta mengecam keras polemik promosi minuman beralkohol yang disebut memberikan penawaran tertentu kepada konsumen dengan mengaitkannya pada kemampuan menghafal ayat Al-Qur’an.

Jika benar terdapat promosi dengan mekanisme tersebut, menurutnya, praktik itu tidak hanya menimbulkan persoalan etika pemasaran, tetapi juga berpotensi melukai sensitivitas umat beragama karena membawa simbol dan ayat suci ke dalam aktivitas komersial produk minuman beralkohol.

“Ayat Al-Qur’an adalah sesuatu yang sakral dan memiliki kedudukan yang sangat mulia bagi umat Islam. Jangan sampai kesucian ayat Al-Qur’an justru dijadikan gimmick atau alat promosi untuk menjual minuman keras,” tegas Sekda GMNI DKI Jakarta, Senin (10/08/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kreativitas dalam dunia pemasaran tetap memiliki batas. Produk komersial tidak semestinya menggunakan simbol keagamaan secara serampangan hanya demi menarik perhatian publik atau meningkatkan penjualan.

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi semakin serius karena promosi semacam itu berpotensi membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai hubungan antara nilai-nilai keagamaan dengan konsumsi minuman beralkohol.

“Jangan karena mengejar engagement dan penjualan, nilai-nilai agama dijadikan bahan permainan marketing. Kita sedang berbicara tentang ayat suci, bukan sekadar slogan iklan,” ujarnya.

Baca Juga :  Deodatus Sunda Se Pimpin DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026-2028, Eks Ketua GMNI Trisakti Jadi Sekretaris

Sekda GMNI DKI Jakarta juga meminta pemerintah dan instansi terkait untuk memeriksa dan mengevaluasi materi promosi yang dimaksud, termasuk memastikan apakah pelaksanaannya telah sesuai dengan ketentuan mengenai pemasaran dan promosi minuman beralkohol.

GMNI DKI Jakarta menegaskan bahwa kritik ini bukan ditujukan untuk menghambat kegiatan usaha yang berjalan sesuai hukum. Namun, kebebasan berusaha harus tetap disertai dengan tanggung jawab sosial, penghormatan terhadap nilai agama, serta kepekaan terhadap masyarakat.

“Kami menghormati kegiatan ekonomi dan dunia usaha. Tetapi ketika ayat Al-Qur’an dibawa masuk sebagai bagian dari strategi promosi minuman beralkohol, tentu publik berhak mempertanyakan kepatutan dan etikanya. Jangan jadikan kesucian agama sebagai dagangan,” tegasnya.

GMNI DKI Jakarta mendorong pelaku usaha untuk segera memberikan penjelasan terbuka mengenai konteks dan tujuan promosi tersebut apabila benar beredar sebagaimana yang ramai diperbincangkan publik.

“Generasi muda membutuhkan teladan, bukan normalisasi. Jangan sampai demi sebuah kampanye pemasaran, batas-batas kepatutan justru diterobos,” pungkas Sekda GMNI DKI Jakarta.

Berita Terkait

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan
Genmuda ISRI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Diasma Swandaru Ditunjuk Jadi Ketum
Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik
Peran Jurnalisme Dalam Memitigasi Persoalan Kemanusiaan
Menakar Batas Kebebasan Pers di Tengah Jerat UU ITE Era Digital
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:13 WIB

Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:20 WIB

Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polda Metro Jaya Amankan Enam Terduga Pelaku Curas Nasabah Bank

Senin, 10 Agu 2026 - 19:24 WIB