Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan

Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan

- Author

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) menyatakan kekecewaan atas sikap dan cara pengacara Hotman Paris dalam merespons pertanyaan wartawan saat jumpa pers terkait kasus kliennya, eks Jampidsus Febrie Adriansyah, di kantor Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).

Ketua Forum Pemred Retno Pinasti menilai, respons Hotman Paris tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan.

“Pilihan kata dan cara Hotman Paris Hutapea dalam merespons pertanyaan wartawan sangat tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan yang sedang bekerja menjalankan amanat Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ujar Retno, dikutip dari CNN, Senin (20/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Retno mengingatkan bahwa bertanya merupakan cara wartawan untuk mengonfirmasi dan menggali keterangan dari narasumber. Hal itu adalah bagian dari proses kerja jurnalistik dan disiplin verifikasi yang profesional serta dilindungi undang-undang.

Baca Juga :  Wali Kota Jakpus Kukuhkan 44 Anggota Paskibraka Tahun 2025

Sementara itu, narasumber memiliki hak untuk tidak menjawab pertanyaan wartawan. Namun, umpatan Hotman Paris dan sikap arogannya dalam menjawab pertanyaan wartawan dinilai sangat tidak pantas.

“Sangat tidak pantas jika narasumber merespons pertanyaan wartawan dengan cara merendahkan, baik dari pilihan kata seperti ‘lu punya otak nggak’, maupun sikap arogan yang sama sekali tidak menjawab substansi pertanyaan,” kata Retno.

Retno menegaskan, kerja jurnalistik di Indonesia resmi dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 8 undang-undang tersebut secara tegas menyatakan bahwa wartawan mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya, termasuk hak tolak, larangan penyensoran, serta kebebasan dari tindak kekerasan dan intimidasi.

Berita Terkait

Jakarta Rocktober 2026 Sukses Digelar PWI Jaya, Kesit Apresiasi Kreativitas Wartawan
Samsung Sukses Meriahkan Jakarta Running Festival 2026: Galaxy Runners Station Dipadati Pengunjung
Ketamin 1,16 Ton Berlayar dari Johor, Sekjen GMNI Jakarta Sampaikan Kritik Untuk Malaysia
Sekda GMNI Jakarta Apresiasi Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Karhutla
GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik
BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Buka UKW ke-66 PWI Jaya, Tekankan Akurasi Berita
Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM Jaya
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Jakarta Rocktober 2026 Sukses Digelar PWI Jaya, Kesit Apresiasi Kreativitas Wartawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Samsung Sukses Meriahkan Jakarta Running Festival 2026: Galaxy Runners Station Dipadati Pengunjung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Ketamin 1,16 Ton Berlayar dari Johor, Sekjen GMNI Jakarta Sampaikan Kritik Untuk Malaysia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Sekda GMNI Jakarta Apresiasi Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GMNI Jakarta Desak Gibran Tunjukan Ijazah, Gus Fakhier Ingatkan Pentingnya Stabilitas Politik

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Hari Ini 5 November 2026, Cek Antam, UBS dan Galeri24

Kamis, 5 Nov 2026 - 01:08 WIB