Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

- Author

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan resmi memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 7 September 2026, hingga pemberitahuan berikutnya.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan negeri maupun swasta di wilayah Jakarta, meliputi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sanggar Kegiatan Belajar/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SKB/PKBM), Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Langkah antisipatif ini diambil sebagai upaya melindungi anak-anak dari paparan abu vulkanik yang berpotensi membahayakan kesehatan. “Kesehatan anak menjadi prioritas kami, karena mereka termasuk ke dalam golongan rentan,” demikian pernyataan resmi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Minggu (06/09/2026).

Dengan menerapkan PJJ, pemerintah berupaya meminimalkan aktivitas luar ruangan yang dapat meningkatkan paparan tersebut. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan kondisi lingkungan serta perkembangan situasi.

PJJ akan dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan berbagai platform pembelajaran yang telah disiapkan sekolah masing-masing. Semua jenjang pendidikan yang disebutkan di atas, baik negeri maupun swasta, wajib menyesuaikan metode pengajaran agar proses belajar-mengajar tetap berjalan efektif meski dari rumah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik adalah hal yang utama. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif yang terukur untuk menghadapi situasi darurat lingkungan. Dinas Pendidikan akan terus memantau perkembangan kondisi dan memberikan pembaruan kepada masyarakat melalui saluran resmi.

Berita Terkait

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses
GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU
Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan
Genmuda ISRI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Diasma Swandaru Ditunjuk Jadi Ketum
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:05 WIB

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43 WIB

GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing

Berita Terbaru