Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Puji Langkah Cepat TNI-Polri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Puji Langkah Cepat TNI-Polri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

- Author

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, (Foto : ist)

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, (Foto : ist)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat aparat penegak hukum TNI dan Polri yang bertindak atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM, Andrie Yunus.  

“Ini bukti bahwa Presiden Prabowo memiliki ketegasan dalam penegakan hukum dan HAM. Teror terhadap aktivis HAM adalah pelanggaran serius yang tidak boleh ditoleransi,” ujar Sari Yuliati kepada wartawan Kamis (19/3/2026). 

Menurutnya, sikap tegas Presiden menunjukkan komitmen bahwa hukum berlaku setara bagi seluruh warga negara, bahkan jika pelaku diduga berasal dari institusi negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun Prabowo seorang tentara, ia bersikap adil sekalipun pelaku diduga aparat militer. Inilah karakter asli Prabowo sebagai pemimpin yang tegas dan berani,” tambahnya.  

Sari pun mengajak masyarakat untuk mendukung proses hukum secara kritis dan optimis. Ia menekankan bahwa penanganan kasus ini dapat menjadi titik balik bagi demokrasi berbasis supremasi hukum dan HAM.

 “Kita berharap kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat sehingga agenda pembangunan berjalan adil dan makmur,” ujarnya.  

Pada hari yang sama, Komisi III DPR RI menggelar rapat khusus dan menghasilkan enam poin kesimpulan, antara lain:  

– Perlindungan penuh terhadap korban sebagai pembela HAM.  

– Penegasan bahwa aksi teror merupakan kejahatan terhadap demokrasi.  

Baca Juga :  Mantan Menag Gus Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

– Instruksi kepada Polri untuk mengusut tuntas secara transparan.  

– Jaminan biaya pengobatan korban ditanggung negara.  

– Perlindungan khusus bagi korban, keluarga, dan organisasinya.  

– Komitmen DPR mengawal proses investigasi melalui rapat kerja berkala.  

TNI Serahkan Empat Anggota Diduga Pelaku

Langkah cepat juga ditunjukkan oleh TNI. Detasemen Markas BAIS TNI menyerahkan empat personel kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI pada Rabu pagi. Keempatnya berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.  

Komandan Puspom TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, menjelaskan bahwa para terduga pelaku terdiri dari tiga perwira dan satu bintara. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif. “Saat ini sudah kita amankan untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan,” kata Yusri.  

Akibat serangan brutal tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 20 persen dan penurunan ketajaman penglihatan. Para pelaku dijerat Pasal 467 KUHP UU Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana 4 hingga 7 tahun penjara.  

Ujian Komitmen Penegakan Hukum

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum dan melindungi kebebasan berpendapat. Apresiasi Sari Yuliati atas sikap Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap kekerasan yang mengancam demokrasi. Publik kini menunggu konsistensi aparat dalam membawa kasus ini hingga ke meja hijau demi tegaknya keadilan dan martabat bangsa.**

Berita Terkait

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
KPK Buka Peluang Jadikan PT Sumarrecon Tbk Tersangka Korporasi Perkara Dugaan Suap HGB Ratusan Miliar
Mahfud MD: Sudaryono Gagal Atasi Keracunan MBG, Korban Capai 51 Ribu Orang
KOSPI dan MBG Watch Somasi Prabowo, Buntut 43 Ribu Orang Keracunan MBG
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 08:56 WIB

Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio

Rabu, 16 September 2026 - 14:50 WIB

Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar

Berita Terbaru