TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Pemerintah Kota Tangerang menghadiri rapat koordinasi bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dalam rangka memperkuat sinergi percepatan pengembangan kawasan Aerotropolis.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung pengembangan kawasan kebandarudaraan yang terintegrasi, sekaligus mendukung target nasional menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu dari 10 bandara terbaik di dunia.
Rapat dipimpin oleh jajaran PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Staf Ahli Wali Kota Tangerang, perwakilan Dinas Perhubungan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti, menyampaikan dukungannya dengan mendorong pengembangan kawasan aerotropolis yang terintegrasi di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Kami telah menjalin pertemuan langsung untuk menindaklanjuti rencana pengembangan kawasan aerotropolis yang sudah dicanangkan. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyalaraskan visi pembangunan kedua pihak, baik peningkatan aksesibilitas bagi pihak bandara maupun pengembangan kawasan bisnis di sekitarnya yang bisa berdampak besar bagi ekonomi Kota Tangerang,” ujar Yeti
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas adalah tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Tangerang dan InJourney Airports terkait rencana pinjam pakai lahan milik bandara untuk pembangunan jalan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan, memperlancar mobilitas masyarakat maupun logistik, serta mendukung pengembangan kawasan Aerotropolis.
“Kami juga telah membahas kelanjutan rencana kerja sama yang akan dijalin khususnya peminjaman lahan untuk pembangunan infrastruktur jalan yang akan difungsikan untuk akses logistik dan pengembangan kawasan aerotropolis di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” tambahnya.
Selain itu, pembahasan juga mencakup penyelarasan berbagai rencana pengembangan kawasan antara Pemerintah Kota Tangerang dan InJourney Airports. Dalam kesempatan tersebut, pihak InJourney Airports menyampaikan harapannya agar hasil kajian pengembangan kawasan yang sedang disusun oleh Pemerintah Kota Tangerang dapat dibagikan kepada pihak bandara.
Hal ini dimaksudkan agar kajian tersebut dapat disinergikan dengan kajian internal yang tengah disusun oleh InJourney Airports, sehingga arah pengembangan kawasan dapat berjalan selaras, saling mendukung, dan menghasilkan perencanaan yang lebih terintegrasi.
Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengembangan kawasan Aerotropolis yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola bandara diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program strategis yang tidak hanya meningkatkan konektivitas dan daya saing kawasan, tetapi juga mendukung terwujudnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu dari 10 bandara terbaik di dunia. (Adv)
































