Sempat Ditunda, KPPU Kembali Gelar Sidang Pemeriksaan Operator Seluler Jepang NTT DOCOMO Minggu Depan.

Sempat Ditunda, KPPU Kembali Gelar Sidang Pemeriksaan Operator Seluler Jepang NTT DOCOMO Minggu Depan.

- Author

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Mohammad Reza saat memimpin sidang. (Foto: KPPU)

Ketua Majelis Mohammad Reza saat memimpin sidang. (Foto: KPPU)

JEJAKNARASI,ID.JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjadwalkan Pemeriksaan Pendahuluan terhadap NTT Docomo, Inc. Rencananya pemeriksaan akan dilakukan pada Senin (9/3/2025) di Kantor Pusat KPPU Jakarta.

Sidang tersebut diagendakan untuk mendengarkan Laporan Dugaan Pelanggaran (LDP) dari pihak Investigator KPPU. Atas perkara dugaan keterlambatan pemberitahuan kepada KPPU dalam mengambil alih saham Intage Holdings, Inc.

Sebelumnya sidang telah terlaksana pada 24 Februari 2026, namun mengalami penundaan. Pasalnya dalam sidang tersebut pihak NTT Docomo, Inc tidak hadir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang Pemeriksaan atas DOCOMO Minggu depan akan dipimpin Ketua Majelis Mohammad Reza bersama Anggota Majelis Hilman Pujana dan Eugenia Mardanugraha 

Sebagai informasi, DOCOMO adalah operator seluler utama di Jepang dan anak usaha dari grup besar Nippon Telegraph and Telephone (NTT). 

Baca Juga :  Buka 3JICF, Ketua KPPU Beberkan Urgensi Reformasi Hukum Persanigan Usaha di Era Algoritama

Perusahaan tersebut merupakan salah satu pemain telekomunikasi terbesar di Jepang dengan basis pelanggan dan layanan digital yang luas. Sementara Intage adalah perusahaan riset pasar dan data-analytics yang punya infrastruktur riset konsumen yang kuat di Jepang. 

DOCOMO diketahui mengakuisisi mayoritas saham Intage pada Oktober 2023. Memperhatikan kedua pihak memiliki kegiatan usaha langsung maupun tidak langsung di Indonesia.

Perusahaan tersebut berkewajiban untuk melaporkan atau menotifikasikan transaksi tersebut ke KPPU. Mengingat perkara ini melibatkan pelaku usaha besar di Jepang, sesuai aturan perjanjian internasional antara Indonesia dan Jepang yang telah diratifikasi, **

Berita Terkait

Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026
BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah
Sanggabiz Hadirkan Sanggabright Solusi Analitik Mandiri untuk Akselerasi Bisnis UMKM
BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Bitcoin Berpeluang Tembus $97.000? Ini Level yang Jadi Penentu BTC Minggu Ini
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kinerja 2025 Diakui, Bank Mandiri Taspen Raih Yearly Excellent Performance 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:11 WIB

BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:31 WIB

BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:29 WIB

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Berita Terbaru

TNI - Polri

Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum dan 4 Kapolda Baru

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:08 WIB