Anggota Komisi I DPR, Kecam Keras Agresi Militer AS dan Israel

Anggota Komisi I DPR, Kecam Keras Agresi Militer AS dan Israel

- Author

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Agresi militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel menuai kecaman dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Salah satunya Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, melalui keterangan tertulisnya ia mengecam keras agresi yang dilakukan oleh kedua negara tersebut.

Sukamta menilai, tindakan tersebut sebagai bentuk eskalasi serius yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan perdamaian global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Kami mengecam dan menolak agresi militer yang dilancarkan oleh Israel, dengan dukungan dan partisipasi Amerika, terhadap wilayah Iran. Perang harus dihentikan, karena kami menilai ini sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” ujar Sukamta Senin (2/3/2026).

 Menurutnya, serangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

Ia menegaskan, setiap negara berhak untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya sesuai dengan prinsip hukum internasional yang berlaku.

 Memahami situasi tersebut, Sukamta sepakat bahwa Amerika Serikat dan Israel bertanggungjawab atas dampak eskalasi yang berpotensi memicu konflik regional yang lebih luas. 

Maka dari itu, ia mengingatkan agar situasi ini tidak dimanfaatkan untuk memperluas agresi di kawasan lain, khususnya di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem.

Baca Juga :  Anggaran Makan Siang Gratis Ditetapkan Jadi 10ribu Per Porsi, Istana : Sudah Diuji Cobakan Hampir Setahun

 “Jangan sampai perhatian dunia yang sedang tertuju terhadap konflik di Iran dimanfaatkan untuk meningkatkan agresi ke Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem,” tegasnya.

 Legislator Fraksi PKS itu menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret guna menghentikan agresi dan menjaga stabilitas regional agar kawasan Timur Tengah tidak terjerumus ke dalam perang yang lebih besar. 

“Dunia internasional harus memastikan stabilitas kawasan dan mencegah eskalasi yang lebih luas,” ujarnya.

 Sukamta menegaskan, ia siap mendukung  terhadap kesiapan Presiden Prabowo Subianto apabila dibutuhkan untuk berperan dalam upaya mediasi antara Iran dan pihak Amerika Serikat–Israel.

Langkah tersebut, kata Sukamta, sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta amanat konstitusi untuk turut menjaga perdamaian dunia.

 “Sebagai pihak yang memiliki akses komunikasi dengan berbagai pemimpin dunia, saya kira patut kita dukung upaya Presiden tersebut. Ini bagian dari realisasi amanat konstitusi untuk berperan aktif menjaga perdamaian dunia,” pungkas. **

Berita Terkait

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:37 WIB

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Berita Terbaru