Rakor Pemkab Tangerang di Hotel Mewah Bandung Jadi Sorotan, Tak Mencerminkan Efisiensi Anggaran

Rakor Pemkab Tangerang di Hotel Mewah Bandung Jadi Sorotan, Tak Mencerminkan Efisiensi Anggaran

- Author

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan Band Republik yang diduga menjadi bagian dari rangkaian acara rakor Pemkab Tangerang di Bandung. (Foto: 1st)

Penampilan Band Republik yang diduga menjadi bagian dari rangkaian acara rakor Pemkab Tangerang di Bandung. (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, TANGERANG – Penyelenggaraan rapat koordinasi dan evaluasi kinerja perangkat daerah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tangerang di salah satu hotel mewah di Bandung mendapat sorotan publik.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11-13 Desember 2025 itu, dinilai bertentangan dengan prinsip efisiensi anggaran yang kerap dikampanyekan pemerintah.

Pengamat Kebijakan Publik, Helmi AR mengatakan, pelaksanaan rapat di luar daerah untuk evaluasi kinerja semester II tahun 2025 mencerminkan kesenjangan yang nyata antara komitmen pemerintah terhadap penghematan anggaran dengan realitas praktik birokrasi yang cenderung boros.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada perbedaan himbauan Pemerintah dengan Pemkab, seharusnya dengan hibauan pemerintah untuk efisiensi anggaran, ditunjukan dengan realisasi dalam praktek birokrasinya. Ini sama saja seperti pemborosan,” ujar Helmi, Selasa (16/12/2025).

Dia mempertanyakan urgensi penyelenggaraan kegiatan tersebut di luar Kabupaten Tangerang, mengingat evaluasi kinerja perangkat daerah seharusnya dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien di wilayah sendiri.

Helmi menilai, langkah Pemkab Tangerang ini kontradiktif dengan semangat tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Terutama dalam penggunaan anggaran publik yang seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat.

Helmi pun menyoroti praktik penyelenggaraan rapat pejabat di hotel berbintang dan luar daerah sebagai bentuk diskriminasi penerapan efisiensi anggaran.

Menurutnya, penghematan hanya diterapkan pada program yang berhubungan langsung dengan rakyat, sedangkan kalangan elit birokrasi masih menjalankan pola kerja yang boros dan tertutup.

“Fenomena ini menunjukkan ketidakselarasan antara retorika dan implementasi. Seharusnya Pemkab Tangerang menjadi contoh dalam mengelola anggaran secara bijak. Di saat masyarakat diminta berhemat, justru pemerintah memilih alternatif yang berbiaya tinggi tanpa urgensi yang jelas. Hal ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap kondisi sosial dan minimnya empati dari aparatur birokrasi,” ucap Helmi.

Baca Juga :  Dalam Rangka HUT Ke-6 dan HPN 2026, JMSI Banten Gelar Baksos Hingga Tanam Pohon di Sungai Cisadane

Helmi menambahkan, praktik penyelenggaraan rapat di hotel mewah luar kota menimbulkan keraguan mengenai tingkat kepentingan dan dampaknya. Berdasarkan analisisnya, tidak terdapat bukti yang meyakinkan bahwa pemilihan lokasi rapat di luar wilayah akan secara signifikan meningkatkan mutu kebijakan yang dihasilkan.

Berdasarkan dokumen yang dihimpun menunjukkan bahwa Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, telah menandatangani undangan kegiatan pada 3 Desember 2025. Pelaksanaan acara dipusatkan di Hotel Holiday Inn Pasteur, Bandung, Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan meliputi Gelar Pengawasan Inspektorat, Penyerahan Apresiasi Kinerja Perangkat Daerah, ASN Award, dan Musrenbang Award 2025. Undangan ditujukan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, direktur rumah sakit, dan kepala puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang.

Ironisnya, meskipun mengusung tema “Mendorong Efisiensi Belanja dan Efektivitas Kinerja Perangkat Daerah Kabupaten Tangerang Tahun 2026”, acara ini juga menampilkan segmen hiburan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa grup musik populer Repvblik turut mengisi acara tersebut.

Kontradiksi antara tema efisiensi APBD dengan pelaksanaan di hotel luar kota yang dilengkapi hiburan memunculkan spekulasi publik: Apakah kegiatan ini benar-benar forum evaluasi kinerja atau sekadar perayaan kalangan birokrat?

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Tangerang terkait alasan dan urgensi pelaksanaan rapat di luar daerah tersebut.

Berita Terkait

Peringati HLH 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara
BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang
Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga
Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos
Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah
Pemkab Tangerang Perbaiki 29 KM Jalan Strategis, Ekonomi Warga Diprediksi Naik
Pagelaran Seni Akbar Tahun 2026 Santri Pondok Pesantren Daar El-Huda Berlangsung Meriah
Dari Masjid untuk Umat: UPZ Al-Ikhlas Tangerang Tunjukkan Kekuatan Zakat Transparan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:48 WIB

Peringati HLH 2026, IKPP Tangerang Tanam 10.000 Mangrove Langka di Pesisir Pantai Utara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:14 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik Impor Ilegal Bernilai Rp 27 Miliar di Bojong Nangka Tangerang

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:24 WIB

Oknum Wartawan Diduga Bekingi Tempat Usaha Biliar Tak Berizin di Teluknaga

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00 WIB

Dugaan Pungli di Desa Kiara Payung Tangerang: KPM Diminta Rp 20 Ribu Saat Ambil Bansos

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:53 WIB

Ketua DPC Demokrat Tangerang Bela Kadernya Soal Tudingan Korupsi Pokir dan Dana Hibah

Berita Terbaru