Mendagri Harap TP PKK Provinsi Papua Optimalkan Kinerja dan Lakukan Perubahan

Mendagri Harap TP PKK Provinsi Papua Optimalkan Kinerja dan Lakukan Perubahan

- Author

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Papua di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (13/10/2025).

Mendagri saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Papua di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (13/10/2025).

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan bahwa optimalisasi kinerja TP PKK Provinsi Papua merupakan langkah strategi dalam akselerasi kesejahteraan masyarakat. Hal ini, menurutnya, menjadi prasyarat utama pembangunan berkelanjutan di wilayah Papua.

“Terutama yang berhubungan dengan PKK, kesejahteraan keluarga. Masih banyak masyarakat yang tertinggal di sana, yang sulit,” ujar Mendagri saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Papua di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (13/10/2025).

Ia menegaskan, masih banyak anak-anak di Papua yang membutuhkan akses kehidupan layak. Oleh karenanya, berbagai implementasi program kerja TP PKK Provinsi Papua sangat dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri secara khusus meminta Gubernur Papua Mathius Fakhiri untuk mendukung TP PKK melalui program kerja yang melibatkan dinas terkait, seperti dinas pendidikan serta kesehatan.

Dinas-dinas tersebut dapat berkolaborasi dengan TP PKK untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua. Selain itu, program kerja juga dapat menyasar pada pemenuhan pangan yang masih menjadi tantangan di daerah tersebut.

“Kemudian Posyandu kalau bisa mengerjakan ada enam [bidang Standar Pelayanan Minimal], tapi kalau bisa ngerjakan satu saja, pendidikan [atau] kesehatan, sudah bagus,” imbuhnya.

Persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Papua yakni mengatasi kasus tuberkulosis (TBC). Sejalan dengan itu, Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua diminta untuk berperan dalam menurunkan angka prevalensi TBC. Apalagi, vaksin TBC telah tersedia, sehingga peran dari kader TP PKK dan Posyandu di Papua menjadi penting dan mendesak.

Baca Juga :  Anies Baswedan Bongkar Sosok Dino Patti Djalal: Bukan Pejabat Karbitan

Mendagri pun meminta kolaborasi lintas sektor baik Pemerintah Provinsi Papua, TP PKK, dan Posyandu untuk dioptimalkan. Selain akan bermanfaat bagi masyarakat, upaya tersebut dinilai juga menjadi langkah mulia.

Dalam kesempatan itu, Mendagri berpesan kepada Ketua TP PKK Provinsi Papua untuk terus meningkatkan koordinasi dengan jajaran TP PKK di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Papua. Dengan demikian, program kerja dapat terlaksana dengan baik dan menyeluruh.

Selain itu, dirinya juga mengimbau Ketua TP PKK Provinsi Papua untuk tidak ragu berkonsultasi dengan jajaran TP PKK Pusat. Upaya ini untuk memastikan berbagai persoalan tentang kesejahteraan keluarga dapat diatasi dengan baik.

“Jadi tolong sering-sering, rajin-rajin buat acara koordinasi dengan ketua tim penggerak PKK tingkat kabupaten/kota,” tandasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian melantik Rafatul Mulkiyah Mathius sebagai Ketua TP PKK Provinsi Papua periode 2025-2030. Selain itu, Tri yang juga Ketua Umum Tim Pembina Posyandu juga melantik Rafatul sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua untuk periode yang sama.

Turut hadir pada kegiatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir beserta istri, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen beserta istri, Penjabat (Pj.) Gubernur Papua periode 2025 Agus Fatoni, serta Pj. Ketua TP PKK Provinsi Papua periode 2025 Anggar Widyaningtyas Fatoni. Hadir pula jajaran pejabat terkait di tingkat kementerian/lembaga, serta Pemerintah Provinsi Papua.**

Berita Terkait

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit
“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG
Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru
Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam
Kolaborasi Polri, Komdigi dan UPH Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Sekretaris DK BM PAN Soroti Demo Mahasiswa Soal Rupiah dan MBG, Ingatkan Parpol Konsisten Dukung Prabowo Gibran
Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:16 WIB

“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06 WIB

Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru

Senin, 20 Juli 2026 - 12:56 WIB

Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:24 WIB

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Tanda Jantung Kamu Dianggap Sehat dan Tidak Bermasalah

Jumat, 7 Agu 2026 - 08:26 WIB