JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Peta pariwisata Indonesia kembali mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya Bali menjadi satu-satunya magnet utama bagi wisatawan mancanegara, kini kawasan Indonesia Timur mulai unjuk gigi dengan menawarkan konsep sustainable tourism (wisata berkelanjutan) yang memukau.
Data terbaru dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan lonjakan minat wisatawan, baik domestik maupun asing, terhadap destinasi Super Prioritas seperti Labuan Bajo dan kawasan Danau Toba, serta destinasi hidden gem lainnya di Sulawesi dan Maluku.
Infrastruktur dan Aksesibilitas Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk bandara internasional baru dan pelabuhan cruise. Akses yang semakin mudah ke kawasan seperti Likupadi (Sulawesi Utara) dengan pantai pasir putihnya, menjadi bukti bahwa Indonesia siap menjadi pemain utama dalam pasar wisata bahari global.
Tren Digital Nomad
Selain wisata alam, Indonesia juga menjadi incaran para Digital Nomad. Desa-desa wisata di Yogyakarta dan Bali, hingga kawasan yang mulai berkembang di Lombok, kini menyediakan fasilitas co-working space dengan pemandangan alam, menggabungkan produktivitas kerja dan liburan (workation). Dengan kampanye “Wonderful Indonesia” yang terus digaungkan, diharapkan pendapatan devisa negara dari sektor non-migas ini dapat terus melampaui target, sekaligus menyejahterakan masyarakat lokal di daerah terpencil. ***
Wisata Indonesia, Sustainable Tourism, Hidden Gem Indonesia, Labuan Bajo, Raja Ampat, Digital Nomad Indonesia, Wonderful Indonesi

































