Arti di Balik Jolly Roger, Gambar Tengkorak Bertopi Jerami yang Ramai diminati Jelang HUT RI Ke 80 

Arti di Balik Jolly Roger, Gambar Tengkorak Bertopi Jerami yang Ramai diminati Jelang HUT RI Ke 80 

- Author

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Jolly Roger (Foto: 1st)

Ilustrasi bendera Jolly Roger (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, muncul fenomena menarik di sejumlah wilayah. Warga mengibarkan bendera Jolly Roger, yang menampilkan tengkorak bertopi jerami, alih-alih bendera Merah Putih. Fenomena ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan mendapat sorotan luas dari publik.

Bendera Jolly Roger yang dikibarkan merupakan versi fiksi dari serial anime Jepang One Piece, milik kru Bajak Laut Topi Jerami yang dipimpin oleh Monkey D. Luffy. Logo tengkorak manusia bertopi jerami di atas dua tulang bersilang telah menjadi ikon dalam budaya pop global.

Penggunaan bendera ini menyebar secara masif di berbagai platform digital. Beberapa warganet menyerukan aksi simbolik untuk mengganti bendera Merah Putih dengan Jolly Roger selama perayaan kemerdekaan, sebagai bentuk ekspresi atas kondisi sosial-politik yang dianggap menyimpang dari cita-cita kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini lantas memunculkan perdebatan, antara mereka yang menganggap pengibaran Jolly Roger sebagai bentuk kreativitas dan kritik sosial, dengan pihak yang menilai tindakan itu sebagai bentuk pelecehan terhadap simbol negara.

Arti dibalik Jolly Roger

Secara historis, Jolly Roger bukanlah simbol baru. Bendera berwarna hitam dengan simbol tengkorak dan tulang bersilang ini telah digunakan sejak awal abad ke-18 sebagai identitas bajak laut di berbagai penjuru lautan.

Fungsinya kala itu adalah untuk menakut-nakuti kapal dagang dan menandai kehadiran kelompok yang menolak otoritas kekuasaan.

Dalam konteks fiksi One Piece, bendera ini menjadi lebih dari sekadar penanda kelompok bajak laut. Jolly Roger dimaknai sebagai lambang kebebasan, persaudaraan, dan perlawanan terhadap ketidakadilan, terutama terhadap Pemerintah Dunia (World Government) dan militernya (Marines) yang kerap digambarkan otoriter dalam cerita.

Baca Juga :  Jelang HUT RI Ke-80, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Kukuhkan Paskibraka 2025

Setiap kru bajak laut dalam One Piece memiliki versi Jolly Roger sendiri yang dimodifikasi sesuai dengan identitas dan prinsip yang mereka perjuangkan. Untuk Topi Jerami kelompok protagonis dalam anime tersebut, topi jerami di atas tengkorak menjadi simbol impian, kebebasan, dan semangat pantang menyerah.

Popularitas Jolly Roger dari One Piece telah menembus batas fiksi. Desainnya kini banyak muncul di pakaian, aksesori, layar kapal, hingga tato.

Di Indonesia, keberadaannya sebagai bentuk simbolik dalam perayaan kenegaraan tentu memunculkan pertanyaan baru, apakah ini sekadar tren budaya pop, atau bentuk kekecewaan yang diwujudkan dalam simbol alternatif.

Sejumlah pengamat sosial melihat pengibaran bendera Jolly Roger sebagai ekspresi generasi muda yang mencari ruang menyuarakan aspirasi dan keresahan mereka, termasuk kritik terhadap kondisi sosial dan pemerintahan.

Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya tetap mematuhi aturan yang mengatur penggunaan lambang negara, agar ekspresi tidak bergeser menjadi pelanggaran hukum.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait fenomena ini. Namun, diskursus publik yang muncul telah membuka ruang refleksi, terutama mengenai bagaimana generasi muda memaknai kemerdekaan, nasionalisme, dan simbol perlawanan di era digital yang sarat ekspresi bebas. **

Berita Terkait

Memaknai Kemerdekaan: Dari Euforia Agustus Menuju Perjuangan Nyata
Mengawal Semangat Kemerdekaan: Kiprah Polri dalam HUT ke-81 Republik Indonesia
Rumah Tangga Harmonis Bukan Hanya Soal Cinta
Keadilan Tidak Boleh Menjadi Barang Mewah
Spanyol : Sejarah, Kultur, Tata Kota, dan Sepak Bola sebagai Identitas Bangsa
Kepercayaan adalah Mata Uang Termahal dalam Bisnis
Hukum Tidak Dapat Menggantikan Akhlak
Ketika Warisan Menguji Persaudaraan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Memaknai Kemerdekaan: Dari Euforia Agustus Menuju Perjuangan Nyata

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Mengawal Semangat Kemerdekaan: Kiprah Polri dalam HUT ke-81 Republik Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:41 WIB

Rumah Tangga Harmonis Bukan Hanya Soal Cinta

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:23 WIB

Keadilan Tidak Boleh Menjadi Barang Mewah

Senin, 20 Juli 2026 - 13:49 WIB

Spanyol : Sejarah, Kultur, Tata Kota, dan Sepak Bola sebagai Identitas Bangsa

Berita Terbaru