Begini Alasan KPK Belum Panggil Eks Menteri Agama Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Begini Alasan KPK Belum Panggil Eks Menteri Agama Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

- Author

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memimpin rapat (Foto: 1st)

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memimpin rapat (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan korupsi penetapan kuota dan penyelenggaraan haji di Kementerian Agama (Kemenag).

Sampai dengan saat ini, KPK belum pernah sekalipun memanggil mantan Menteri Agama kala itu, Yaqut Cholil Qoumas.

Menurut Ketua KPK, Setyo Budiyanto, pemanggilan Yaqut bersifat relatif. Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap mantan Menag tersebut tergantung dari hasil penyidikan yang berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“(Pemeriksaan) Menag itu relatif. Semuanya tergantung pemeriksaan itu seperti apa,” ujar Setyo, Dikutip pada Jumat (27/06/2025).

Lebih lanjut, Setyo menilai bahwa setiap pemeriksaan yang telah dilakukan KPK berdasarkan untuk mengumpulkan bukti permulaan yang cukup. Sehingga, seluruh pihak yang relevan pasti akan dimintai keterangannya oleh penyidik.

Baca Juga :  Soal Penyamarataan Masa Tunggu Haji Nasoinal Menjadi 26 Tahun, Begini Tanggapan Anggota Komisi VIII DPR

“Jadi semua pihak yang relevan, yang ada kaitan, yang potensi pasti semua akan dilakukan permintaan keterangan,” katanya.

Ia pun tak merinci berapa jumlah saksi yang sudah diperiksa sampai saat ini. Tetapi, Setyo memastikan sejumlah pihak internal di Kemenag sudah diperiksa.

“Sudah ada dari beberapa pihak yang sudah dipanggil. Internal dari Kementerian, kemudian dari pihak yang lain. Saya yakin itu sebuah prosedur yang biasa bagi penyidik untuk melakukan proses pemeriksaan,” ucapnya.

Berita Terkait

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur
Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini
Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola
13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif
Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dari Kampus ke Dunia: Kemendag Kuatkan Wirausaha Muda Ekspor via Campuspreneur

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Bahas Sekolah Rakyat di KPK, Mensos Gus Ipul Ajukan Usulan Ini

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:31 WIB

Jelang Piala Dunia 2026 Polri Ingatkan Masyarakat Waspadai Penipuan dan Judi Bola

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

13 Korban Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Mendapat Penanganan Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terbaru

Opini

Fenomena Flexing: Harga Diri Diukur dari Barang Mewah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:17 WIB