Kenang Sosok Pejuang Hak Buruh, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Kenang Sosok Pejuang Hak Buruh, Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

- Author

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Presiden Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

JEJAKNARASI.ID, JATIM – Dalam rangka bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum buruh dan juga mengenang sosok Marsinah yang dikenal sebagai pejuang hak-hak pekerja. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, unsur Forkopimda Jawa Timur, Forkopimka Nganjuk, Ketua MUI, Ketua KSPSI, serta sekitar 7.000 buruh yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut kehadiran Museum Marsinah sebagai sebuah peristiwa yang langka dan memiliki makna besar. Bahkan mungkin menjadi yang pertama di dunia sebagai museum yang secara khusus didedikasikan untuk perjuangan kaum buruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini saya kira peristiwa yang langka dan luar biasa. Mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh,” kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, museum tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Melainkan simbol dan tonggak sejarah untuk mengenang keberanian seorang pejuang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum pekerja.

Presiden menegaskan perjuangan Marsinah sesungguhnya menjadi lambang perjuangan seluruh masyarakat kecil dan kelompok yang selama ini berada pada posisi lemah.

“Perjuangan tersebut adalah lambang perjuangan mereka yang berada di pihak yang lemah, orang-orang miskin, orang-orang yang tidak memiliki kekuasaan,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa peristiwa tragis yang dialami Marsinah seharusnya tidak perlu terjadi apabila nilai-nilai dasar bangsa Indonesia dijalankan secara utuh.

Baca Juga :  Sampaikan Duka Mendalam, Menag Doakan Affan Termasuk Syuhada

Menurutnya, Indonesia dibangun dengan landasan Pancasila yang menempatkan keadilan sosial dan semangat kekeluargaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.

Presiden menekankan bahwa sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 telah menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun atas asas kekeluargaan.

“Yang kaya harus menarik yang miskin, yang kuat membantu yang lemah. Buruh adalah anak bangsa, petani anak bangsa, nelayan anak bangsa, semuanya adalah anak bangsa,” tegasnya.

Presiden juga menegaskan bahwa aparat negara, termasuk TNI dan Polri, pada hakikatnya merupakan pelayan rakyat yang diberikan amanah untuk menjaga dan mengabdi kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Presiden mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kehormatan untuk menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional setelah seluruh organisasi buruh secara bulat mengusulkan nama tersebut.

“Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional,” ungkap Prabowo.

Menutup sambutannya, Presiden secara resmi meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini Sabtu, 16 Mei 2026. Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur,” ucap Prabowo.

Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah tersebut diharapkan menjadi pengingat sejarah perjuangan kaum buruh. Sekaligus menjadi simbol semangat keadilan sosial serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia.

Berita Terkait

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri
Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya
Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?
Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga
Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan
Mahfud MD Desak KPU dan Dit Dikdasmen Diperiksa Pasca MA Batalkan Suket Penyetaraan SMA Gibran
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz
Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:35 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 20:03 WIB

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 November 2026 - 18:22 WIB

Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 22:54 WIB

Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga

Senin, 2 November 2026 - 15:02 WIB

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan

Berita Terbaru