Segera Usut Pagar Laut di Tangerang, Gufroni: Laporkan 7 Orang yang Diduga Terlibat ke Bareskrim Polri

Segera Usut Pagar Laut di Tangerang, Gufroni: Laporkan 7 Orang yang Diduga Terlibat ke Bareskrim Polri

- Author

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBHAP PP Muhammadiyah, Gufroni menduga ada keterlibatan Agung Sedayu Group terkait pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang (Foto: Gunawan/Dok. Jejaknarasi.id)

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBHAP PP Muhammadiyah, Gufroni menduga ada keterlibatan Agung Sedayu Group terkait pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang (Foto: Gunawan/Dok. Jejaknarasi.id)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Pusat Kajian Pembangunan Nasional (Puskabnas) menggelar acara diskusi publik “Pagar Laut Sebagai Ancaman Kedaulatan Bangsa: Membangun Kesadaran dan Aksi Nasional Melawan Oligarki”.

Ketua Riset dan Advokasi Publik LBHAP PP Muhammadiyah, Gufroni menduga ada keterlibatan Agung Sedayu Group terkait pagar laut di perairan Kabupaten Tangerang.

Dugaan itu muncul karena lokasi pagar laut itu berdekatan dengan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 milik Agung Sedayu Group yang sedang dalam tahap pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat kita meninjau lokasi itu, memang pagar laut itu sangat dekat dengan pembangunan proyek PSN PIK 2. Kami menduga ini ada hubungan erat,” kata Gufroni saat diskusi publik Puskabnas di Jakarta pada Jumat, 31 Januari 2025.

Gufroni bersama koalisi masyarakat sipil, sudah melaporkan 7 orang yang terlibat peristiwa pemagaran laut di Tangerang itu ke Bareskrim Polri.

Baca Juga :  Adakan Diskusi Di Hotel Mewah, Aliansi Mahasiswa Ini Dukung Proyek PIK 2, Netizen : Mahasiswa Apa Mahasewa ?

Laporan itu bersifat pengaduan agar Bareskrim Polri, segera mengusut 7 terduga pelaku yang sudah memagar laut Tangerang secara ilegal.

“Kita sudah melaporkan ke Bareskrim Polri untuk segera mengusut pemagaran laut di Tangerang dan menangkap 7 orang yang terlibat di dalamnya”, katanya.

Selain itu, Gufroni juga sudah mengantongi sejumlah bukti yang cukup kuat terkait pemagaran laut di Tangerang dan 7 nama yang diduga terlibat di dalamnya.

Gufroni berharap dengan pengaduan ke Bareskrim Polri, aparat pemerintah bisa menelusuri dan menginvestigasi siapa dalang di balik pemagaran laut Tangerang tersebut.

Gufroni menjelaskan bahwa situasi di pesisir Tangerang yang wilayah yang masuk dalam pemasangan pagar laut tersebut, sangat mencekam sangat terasa.

“Buat kami mencekam karena di daerah pesisir Tangerang itu sering berkeliaran preman-preman, ormas-ormas yang mengintimidasi masyarakat,” ucapnya.***

Berita Terkait

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kompensasi Korban MBG dan Tuntut Pemulihan Total
Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda
BNN Dorong Pengawasan Ketat Produk Vape untuk Cegah Penyalahgunaan Zat Berbahaya
Pagu Aspirasi Dewan atau Usulan Forum Musrenbang, Mana Lebih Prioritas?
Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total
Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total
MKKE BPK Perkuat Integritas dan Penegakan Kode Etik Demi Jaga Kepercayaan Publik
Karier Cemerlang Pak Bray: Dari Pemburu Bandar Narkoba ke Divpropam Polri
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kompensasi Korban MBG dan Tuntut Pemulihan Total

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WIB

Prabowo Perintahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 22:38 WIB

BNN Dorong Pengawasan Ketat Produk Vape untuk Cegah Penyalahgunaan Zat Berbahaya

Rabu, 9 September 2026 - 21:18 WIB

Anies Pertanyakan Batas Jumlah Korban Keracunan MBG Agar Pemerintah Mau Evaluasi Total

Selasa, 8 September 2026 - 17:20 WIB

Anies Baswedan Kritik Keracunan MBG, Desak Pemerintah Evaluasi Total

Berita Terbaru