Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

- Author

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, JEJAKNARASI.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual (FDA) bertajuk “Strategi Percepatan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T)” yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik BSKDN Kemendagri, Dr. TR. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Pelaksana kegiatan, menegaskan urgensi pelaksanaan forum ini dalam merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (policy brief) yang konkret untuk disampaikan langsung kepada Menteri Dalam Negeri.

Dalam laporan dan arahannya, Dr. TR. Fahsul Falah menyoroti bahwa penyelenggaraan Program MBG di wilayah 3T membutuhkan perlakuan dan strategi khusus yang tidak dapat disamakan dengan daerah non-3T maupun diseragamkan antarwilayah 3T.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Daerah 3T menghadapi tantangan geografis dan struktural yang kompleks, mulai dari tingginya angka stunting, keterbatasan infrastruktur transportasi, listrik, air bersih, hingga lemahnya rantai pasok logistik yang memicu tingginya harga bahan pangan pokok. Oleh karena itu, BSKDN mendorong penerapan prinsip adaptif—yang responsif terhadap kondisi geografis dan sosial setempat—serta inklusif, yaitu memastikan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat lokal terlibat aktif mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ujar Dr. TR. Fahsul Falah.

Lebih lanjut, Dr. TR. Fahsul Falah mengungkapkan bahwa berdasarkan data awal, ketersediaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tertinggal baru mencapai 10,78% dari jumlah ideal. Kesenjangan ini harus segera ditangani melalui kolaborasi lintas sektor serta pemetaan model layanan adaptif, seperti pemanfaatan SPPG semi-permanen di daerah pegunungan, armada laut khusus untuk wilayah kepulauan, hingga pendekatan berbasis masyarakat adat di daerah pedalaman.

Baca Juga :  Dukung MBG, Kemnaker Cetak Tenaga Kerja Berkompetensi Standar Pemenuhan Gizi Melalui Program TMT

Kegiatan yang dibuka dengan arahan Kepala BSKDN Kemendagri, Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, ini menghadirkan jajaran narasumber dan pakar lintas kementerian, lembaga, serta akademisi, antara lain:

– Irhamna – Tenaga Ahli Madya Kedeputian III Bidang Perekonomian, Kantor Staf Presiden (KSP);

– Drs. Samsul Widodo, M.A. – Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal;

– Ranto, S.P., M.AP. – Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III, Badan Gizi Nasional (BGN);

– Dr. Bakri Siddiq, S.E., M.Si. – Asisten Deputi Infrastruktur Pemerintahan, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP);

– Sastrodirjo – Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan;

– Gatot Tri Laksono, S.Pd., M.Si. – Pakar Pemerintahan dari Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH);

– Ferry Bayu Nirwono – CEO VRITIMES;

– Tias Ade Putra – Chief Executive Officer PT. Agriva Teknologi Nusantara (DESAPEDIA);

– Rifqi Maulana, S.H. – Kepala Bidang Komunikasi Digital, DPN Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI).

Diskusi aktual ini mengupas berbagai isu krusial, mencakup penguatan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG di daerah 3T, skema dukungan pembiayaan dan kapasitas fiskal daerah, pemanfaatan BUMDes dan komoditas pangan lokal dalam rantai pasok, hingga strategi komunikasi publik dan pengawasan partisipatif masyarakat.

Seluruh masukan dan gagasan strategis dari para narasumber dirumuskan oleh tim BSKDN Kemendagri sebagai bahan utama penyusunan Policy Brief “Strategi Percepatan Implementasi Program MBG di Daerah 3T” yang akan diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri guna memperkuat sinergi pusat dan daerah.

Berita Terkait

PLN Indonesia Power Hadirkan Air Bersih bagi Masyarakat Desa Ciranggem Kecamatan Jatigede
Link Terbaru Cek Pencairan BSU Kuartal IV 2026, bsu.ketenagakerjaan.go.id Sudah Tidak Berlaku
BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin Sebagai Instrumen Digital Bank Sentral
KAI Logistik Perkuat Pengelolaan Sampah sebagai Komitmen Implementasi ESG
Pergantian Kapolri Dikaitkan dengan Sidang MK Perkara Syarat Pendidikan Gibran
Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang
HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Link Terbaru Cek Pencairan BSU Kuartal IV 2026, bsu.ketenagakerjaan.go.id Sudah Tidak Berlaku

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:59 WIB

BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin Sebagai Instrumen Digital Bank Sentral

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:09 WIB

KAI Logistik Perkuat Pengelolaan Sampah sebagai Komitmen Implementasi ESG

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Pergantian Kapolri Dikaitkan dengan Sidang MK Perkara Syarat Pendidikan Gibran

Rabu, 30 September 2026 - 14:37 WIB

Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang

Berita Terbaru