Diskusi Dibubarkan Oleh Oknum Preman, RH : Mereka Lakukan Dihadapan Polisi yang Tidak Bertindak Apapun

Diskusi Dibubarkan Oleh Oknum Preman, RH : Mereka Lakukan Dihadapan Polisi yang Tidak Bertindak Apapun

- Author

Minggu, 29 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Aksi Premanisme dilakukan oleh sejumlah oknum Orang tidak dikenal (OTK) pada diskusi “Silaturahmi Kebangsaan Diaspora, bersama tokoh dan Aktivis Nasional yang di gelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan (28/09/2024), disayangkan oleh sejumlah pihak.

Salah satu yang menyayangkan yaitu Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun. RH merupakan salah satu pembicara dalam diskusi tersebut, ia menilai aksi yang dilakukan para preman tersebut terjadi dihadapan polisi dan terkesan membiarkan tanpa adanya tindakan pencegahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Refly Harun menilai aksi tersebut merupakan tindakan kriminal. “Itu bukan delik aduan, dan mereka melakukan itu di depan polisi,” ucap RH dalam jumpa persnya yanf dikutip dari channel YouTube Refly Harun, (28/09/2024).

Pihaknya pun menyesalkan tidak adanya tindakan pencegahan aksi premanisme oleh aparat kepolisian tersebut. “Jadi kalo polisi tidak bertindak, aneh bin ajaib,” sesalnya.

Baca Juga :  Survei Pilkada Jakarta : Mayoritas Pendukung Anies & Ahok Tidak Akan Memilih Ridwan Kamil - Suswono

Refly pun akan mengajak sejumlah pihak untuk mendatangi pihak kepolisian guna mempertanyakan masalah ini. “Menurut saya, kita perlu ramai-ramai datang ke kantor polisi untuk menyampaikan hal ini,” tegas Refly.

Hal sama pun diungkapkan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang membiarkan aksi premanisme.

Din Syamsuddin menilai hal ini tidak hanya memalukan, tetapi menganggu dan merusak kehidupan dan kebangsaan. Dalam kesempatan itu, dia pun menyoroti tanggung jawab kepolisian.

“Polisi, mohon maaf saya ingin katakan terus terang tidak berfungsi sebagai pelindung dan pengayom rakyat, sebagaimana yang menjadi slogan, ternyata diam saja. Saya sungguh protes keras polisi yang berdiam diri bahkan membiarkan aksi-aksi anarkisme,” ucapnya.

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Amankan Enam Terduga Pelaku Curas Nasabah Bank
Polres Jakbar Musnahkan Bahan Baku Narkotika Senilai Rp119 Miliar Hasil Penangkapan Jaringan Internasional
Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit
“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG
Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga WNI Korban TPPO dari Libya
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Tembakau Sintetis 995 Gram, 4 Tersangka Ditangkap di Jakarta Selatan dan Timur
Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru
Polisi Ringkus Komplotan Pengganjal Mesin ATM di RS Buah Hati Pamulang, 3 Pelaku Diamankan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Polda Metro Jaya Amankan Enam Terduga Pelaku Curas Nasabah Bank

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Polres Jakbar Musnahkan Bahan Baku Narkotika Senilai Rp119 Miliar Hasil Penangkapan Jaringan Internasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:16 WIB

“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga WNI Korban TPPO dari Libya

Berita Terbaru