Amankan Aksi Seruan Indonesia Gelap, Polri Kerahkan 1.623 Personel

- Redaksi

Senin, 17 Februari 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri kerahkan 1.623 pasukan keamanan (Foto: Gunawan - Jejaknarasi.id)

Polri kerahkan 1.623 pasukan keamanan (Foto: Gunawan - Jejaknarasi.id)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar unjuk rasa di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin, (17/2/2025)

Demo Mahasiswa yang bertajuk ‘Seruan Indonesia Gelap’ membawa 5 tuntutan tentang efisiensi anggaran di Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ribuan personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi demo mahasiswa yang juga mengangkat isu ‘Adili Jokowi’ tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total sebanyak 1.623 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Aksi BEM SI dan aliansi lainnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan

Susatyo mengatakan para personel akan disebar di sekitar bundaran Patung Kuda hingga di depan Istana Negara.

Sementara, untuk rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi bersifat situasional, jika jumlah massa tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa, katanya. 

“Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di sekitaran bundaran Patung Kuda Monas itu massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan Istana akan dialihkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Segera Usut Pagar Laut di Tangerang, Gufroni: Laporkan 7 Orang yang Diduga Terlibat ke Bareskrim Polri

Susatyo mengingatkan seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif.Kemudian, dia juga mengimbau kepada massa untuk melakukan aksi unjuk rasa sesuai aturan yang ada.

Sebelumnya diberitakan, Aksi Indonesia Gelap ini muncul karena sikap kritis mahasiswa yang menangkap keresahan masyarakat, terhadap kinerja kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Koordinator Pusat BEM SI telah menginstruksikan kepada koordinator seluruh daerah di Indonesia, untuk menggelar aksi serempak di daerah masing-masing.

“Kami ingin menyerukan rapatkan barisan dan menyampaikan Kepada Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengenai situasi bangsa kita hari ini makin gelap kebijakannya yang hari demi hari makin menyengsarakan rakyat, Negara Kesatuan Republik Indonesia, UUD 45 dan Pancasila harus diimplementasikan dengan sebenar-benarnya kepada rakyat Indonesia,” bunyi keterangan pers BEM SI.

 

Editor : Sirhan Sahri 

Berita Terkait

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran
DPR Desak Hapus Pajak Ganda, Legislator : Sistem Pajak Harus Lebih Adil
Diskusi Bersama Pakar dan Jurnalis Senior, Presiden Prabowo Beberkan Alasan Gabung BoP
Kompolnas Apresiasi Peran Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Senin, 23 Maret 2026 - 00:26 WIB

MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:48 WIB

Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:40 WIB

Mantan Kepala Anti Teror AS: Hati Nurani Ini Tidak Mendukung Perang Dengan Iran

Berita Terbaru

Mantan Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas saat kemabli ke rutan KPK. (Foto:: Ist)

Hukum & Kriminal

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK

Selasa, 24 Mar 2026 - 23:42 WIB