Pemuda Berdampak Gelar Audiensi Bersama Wabup Tangerang, Bahas Masa Depan Generasi Muda

Pemuda Berdampak Gelar Audiensi Bersama Wabup Tangerang, Bahas Masa Depan Generasi Muda

- Author

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Pemuda Berdampak Seluruh Indonesia melakukan silaturahmi dan audiensi bersama Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah. Kegiatan ini dalam rangka menyampaikan gagasan serta aspirasi terkait penguatan peran generasi muda dalam pembangunan Kabupaten Tangerang.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda, mulai dari pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, pemberdayaan pemuda, hingga regenerasi sektor pertanian melalui keterlibatan generasi Z sebagai Petani Gen Z.

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menyampaikan bahwa pemuda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, tetapi harus diberikan ruang untuk menjadi bagian dari proses perencanaan, pelaksanaan, sekaligus pengawasan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami datang bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi membawa gagasan dan aspirasi. Kami ingin memastikan bahwa pemuda memiliki ruang untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan Kabupaten Tangerang, khususnya dalam sektor pendidikan, peningkatan kualitas SDM, dan pertanian,” ujar Bagas, Jumat (04/09/2026).

Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Bonus demografi harus dipersiapkan dengan peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, karakter, serta akses terhadap ruang-ruang produktif bagi generasi muda.

Pemuda Berdampak juga menyoroti pentingnya regenerasi petani. Sektor pertanian membutuhkan keterlibatan anak muda agar profesi petani tidak semakin ditinggalkan oleh generasi penerus.

Gagasan Petani Gen Z didorong sebagai salah satu upaya untuk mengubah cara pandang generasi muda terhadap sektor pertanian. Pertanian harus dipandang bukan sekadar pekerjaan tradisional, tetapi sebagai sektor strategis yang dapat menjadi ruang inovasi, kewirausahaan, teknologi, dan ekonomi kreatif bagi anak muda.

“Petani hari ini harus mulai berbicara tentang teknologi, digitalisasi, hilirisasi, kewirausahaan, dan pasar. Anak muda harus hadir membawa pendekatan baru agar pertanian memiliki daya tarik dan nilai ekonomi yang lebih besar,” lanjut Bagas.

Baca Juga :  Pemuda Berdampak Gelar Diskusi Interaktif Serial II Bahas Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam audiensi tersebut, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran dan gagasan yang dibawa Pemuda Berdampak. Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan sangat penting dalam membantu pemerintah melihat berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pemuda Berdampak yang sudah hadir dan menyampaikan gagasan-gagasannya. Semoga ke depan peran dan keberadaan Pemuda Berdampak bisa benar-benar terasa manfaatnya di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Intan.

Intan juga berharap komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan kelompok pemuda dapat terus dibangun sehingga berbagai gagasan yang muncul tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pemuda Berdampak menilai kolaborasi antara pemerintah, pemuda, masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan sektor pertanian menjadi penting untuk membangun ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.

Bagas menegaskan bahwa Pemuda Berdampak siap menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan menghadirkan gerakan yang berorientasi pada pengabdian dan kebermanfaatan.

“Kami ingin Pemuda Berdampak bukan hanya hadir ketika ada momentum, tetapi hadir dalam persoalan-persoalan masyarakat. Prinsip kami sederhana: mengabdi, bergerak, dan berdampak. Kami ingin energi anak muda di Kabupaten Tangerang diarahkan menjadi kekuatan untuk membangun daerah,” tegas Bagas.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih konkret antara Pemuda Berdampak dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya dalam bidang pendidikan, penguatan SDM, pemberdayaan pemuda, serta pembangunan sektor pertanian yang melibatkan generasi muda.

Pemuda Berdampak percaya bahwa masa depan Kabupaten Tangerang tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh seberapa serius daerah menyiapkan manusia, pendidikan, dan generasi muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan.

Berita Terkait

Maggot di TPS CitraRaya Tangerang Olah 320 Kg Sampah Organik Setiap Hari
Empat Mahasiswa UNTARA Diduga Alami Kekerasan saat HUT Kabupaten Tangerang Ke-394, Siapkan Laporan Polisi
Kecamatan Kelapa Dua Dapat Kado Istimewa di HUT Kabupaten Tangerang Ke-394
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, PERUMDAM TKR Salurkan Sejuta Liter Air Bersih dan Respons Pengaduan Pelanggan
Tagihan Air PAM Capai Rp38 Juta, Pemilik Ruko Sorrento Grande Gading Serpong Keluhkan Dugaan Kebocoran Misterius
Video Teguran Petugas Keamanan di Taman Puspa CitraRaya Viral, Dua Pihak Sepakat Berdamai
HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Panongan Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Maggot di TPS CitraRaya Tangerang Olah 320 Kg Sampah Organik Setiap Hari

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Empat Mahasiswa UNTARA Diduga Alami Kekerasan saat HUT Kabupaten Tangerang Ke-394, Siapkan Laporan Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Dapat Kado Istimewa di HUT Kabupaten Tangerang Ke-394

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, PERUMDAM TKR Salurkan Sejuta Liter Air Bersih dan Respons Pengaduan Pelanggan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Tagihan Air PAM Capai Rp38 Juta, Pemilik Ruko Sorrento Grande Gading Serpong Keluhkan Dugaan Kebocoran Misterius

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?

Jumat, 23 Okt 2026 - 05:28 WIB