Tagihan Air PAM Capai Rp38 Juta, Pemilik Ruko Sorrento Grande Gading Serpong Keluhkan Dugaan Kebocoran Misterius

Tagihan Air PAM Capai Rp38 Juta, Pemilik Ruko Sorrento Grande Gading Serpong Keluhkan Dugaan Kebocoran Misterius

- Author

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, JEJAKNARASI.ID – Pemilik ruko di kawasan Sorrento Grande, Paramount, mengeluhkan tagihan air Perusahaan Air Minum (PAM) yang mencapai Rp38 juta. Persoalan tersebut menjadi sorotan setelah pemilik ruko mengaku tidak mengetahui ke mana air yang diduga bocor dalam jumlah besar itu mengalir.

Dalam pembaruan informasi yang disampaikan Agatha, persoalan tersebut belum menemukan penyelesaian meski dirinya telah berkomunikasi dengan pihak PDAM TKR maupun Paramount. Ia mengungkapkan, kedua pihak dinilai belum memberikan kepastian mengenai penyebab persoalan dan penyelesaian tagihan tersebut.

Agatha mengatakan, setelah bertemu dengan pihak PDAM TKR, dirinya mendapat penjelasan bahwa persoalan tersebut merupakan kesalahan pihak Paramount. Sementara itu, pihak Paramount disebut telah mengganti komponen valve pada meteran air yang diduga menjadi penyebab kebocoran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, penggantian komponen tersebut justru menyisakan pertanyaan. Pasalnya, menurut Agatha, kebocoran yang diduga terjadi tidak disertai tanda-tanda air merembes di sekitar bangunan maupun genangan di saluran pembuangan.

“Setelah ketemu sama PAM, mereka bilang kesalahan Paramount. Terus dari Paramount mengganti valve air yang katanya menjadi penyebab kebocoran,” ujar Agatha, dikutip dari Thread miliknya, Kamis (09/10/2026).

Ia mengaku heran dengan besarnya volume air yang tercatat dalam tagihan, tetapi tidak ditemukan aliran air yang jelas.

“Serem banget yang punya ruko Sorrento Grande Paramount. Bisa bocor dua juta liter dalam sebulan tanpa ketahuan. Di saluran pembuangan juga enggak tahu airnya ke mana,” ungkapnya.

Menurut Agatha, kondisi saluran pembuangan yang terlihat kering semakin menambah kebingungan. Ia menyebut, setelah komponen valve meteran diganti, kondisi meteran kembali normal.

“Airnya bocor, air di atas keluar, tetapi enggak tahu ke mana. Enggak ada rembesan, di saluran pembuangan juga kering. Di akhir video saluran pembuangan terlihat kering. Setelah ganti valve meterannya, meteran balik normal,” katanya.

Baca Juga :  Perkuat Cinta Produk Dalam Negeri, Wabup Tangerang Intan Nurul Buka Bazar Ramadan

Meski demikian, Agatha mengaku belum mendapatkan penjelasan terperinci mengenai penyebab munculnya tagihan dalam jumlah besar tersebut. Ia mempertanyakan bagaimana kebocoran yang diduga mencapai sekitar dua juta liter dalam sebulan dapat terjadi tanpa diketahui ke mana aliran airnya.

Sebulan Menunggu Kepastian

Agatha juga menyampaikan bahwa dirinya telah menghubungi pihak Paramount selama kurang lebih satu bulan. Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, ia mengaku hanya menerima jawaban bahwa persoalannya masih dalam proses penanganan manajemen.

“Paramount enggak ada tanggapan, PAM juga cuma lempar kesalahan. Saya sudah ajukan, katanya tunggu dari Paramount. Dari Paramount bilang masih di manajemen. Sudah kontak Paramount sebulan, cuma dibilang lagi di manajemen,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat Agatha berharap ada penyelesaian yang jelas, terutama terkait penyebab dugaan kebocoran, dasar perhitungan tagihan, serta pihak yang bertanggung jawab atas persoalan tersebut.

Menurutnya, penjelasan yang transparan diperlukan agar pemilik ruko memperoleh kepastian dan tidak terus dibebani persoalan yang belum diketahui penyebabnya.

PDAM TKR dan Paramount Perlu Memberikan Penjelasan

Persoalan ini memerlukan klarifikasi dari pihak PDAM TKR dan Paramount untuk memastikan apakah tagihan Rp38 juta tersebut berkaitan dengan kebocoran instalasi, gangguan pada meteran, atau faktor lain yang memengaruhi pencatatan pemakaian air.

Pemeriksaan teknis terhadap meteran, instalasi pipa, serta riwayat pemakaian air dapat menjadi bagian dari upaya mengungkap penyebab tingginya tagihan. Selain itu, kedua pihak perlu menjelaskan hasil pemeriksaan dan mekanisme penyelesaian keberatan tagihan kepada pelanggan.

Redaksi Jejak Narasi mencoba mengkonfirmasi terkait permasalahan ini. Tetapi, hingga berita ini terbit, pihak PDAM Tirta Kerta Raharja belum mau memberikan tanggapan.

Redaksi membuka ruang bagi pihak PDAM TKR dan Paramount untuk memberikan klarifikasi serta hak jawab guna melengkapi informasi dan memastikan persoalan ini dapat diselesaikan secara transparan. (Wil/Js)

Berita Terkait

Video Teguran Petugas Keamanan di Taman Puspa CitraRaya Viral, Dua Pihak Sepakat Berdamai
HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Panongan Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu
Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi
Kecamatan Kelapa Dua Tembus 5 Besar Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang 2026, Camat Paparkan Inovasi dan Pelayanan Publik
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Buka Suara soal Tuduhan Pelecehan Seksual: “Itu Tidak Benar!”
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Ke BKPSDM
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Jalur Naga Kelapa Dua, Satu Orang Diamankan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Tagihan Air PAM Capai Rp38 Juta, Pemilik Ruko Sorrento Grande Gading Serpong Keluhkan Dugaan Kebocoran Misterius

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Video Teguran Petugas Keamanan di Taman Puspa CitraRaya Viral, Dua Pihak Sepakat Berdamai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:30 WIB

HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Panongan Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu

Rabu, 30 September 2026 - 21:51 WIB

Mengaku Diusir, Warga Panongan Laporkan Dugaan Intimidasi

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

BRI BO Segitiga Senen Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi & Bisnis

BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:21 WIB

Entertainment

Video Mirip Rebecca Klopper Durasi 11 Menit Kembali Viral di Medsos

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:05 WIB