Pemuda Berdampak Gelar Diskusi Interaktif Serial II Bahas Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Pemuda Berdampak Gelar Diskusi Interaktif Serial II Bahas Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

- Author

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, JEJAKNARASI.ID – Komunitas Pemuda Berdampak kembali menyelenggarakan Diskusi Interaktif Serial II sebagai ruang bertukar gagasan bagi pemuda, mahasiswa, dan masyarakat. Mengusung tema “Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul: Fondasi Banten Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung di Kedai Kopi Gedhe dan dihadiri oleh berbagai kalangan yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Banten.

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, mengatakan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari komitmen Pemuda Berdampak untuk menghadirkan ruang intelektual yang mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan daerah dan bangsa.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya dengan pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi. Fondasi utamanya adalah kualitas manusia. Karena itu, pendidikan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama. Pemuda harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton perubahan,” ujar Bagas Yulianto, Selasa (07/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Berdampak akan terus menghadirkan forum diskusi sebagai wadah membangun budaya berpikir kritis, kolaboratif, dan solutif di kalangan generasi muda.

Diskusi yang dimoderatori oleh Manarul Hidayat, Aktivis Lebak, berlangsung interaktif dengan menghadirkan berbagai perspektif dari para pemantik.

Dalam pengantarnya, Manarul Hidayat menyampaikan bahwa forum seperti ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan ide dan pengalaman dari berbagai latar belakang.

“Kemajuan daerah lahir dari budaya berdiskusi yang sehat. Ketika pemuda mau berdialog, bertukar pikiran, dan saling menguatkan gagasan, maka di situlah lahir solusi bagi tantangan pembangunan di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dixi RA, Bendahara Umum BEM PTNU Wilayah Banten, menyoroti pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa.

Baca Juga :  Tak Ingin Di Wawancara, Oknum Kades Di Wilayah Baros Serang Tunjukan Arogansi Coba Ambil Paksa HP Milik Jurnalis

“Pendidikan bukan hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk karakter, kepemimpinan, dan daya saing. Jika kita ingin menyongsong Indonesia Emas 2045, maka hari ini kita harus serius meningkatkan kualitas pendidikan dan akses yang merata bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Pemantik berikutnya, M. Alvin Kurnia, Wakil Ketua SEMA UIN SMH Banten 2026, menekankan pentingnya inovasi sebagai budaya yang harus dibangun sejak dini.

“Generasi muda harus berani menciptakan inovasi dan tidak takut menghadapi perubahan. Di era disrupsi, kemampuan berpikir kreatif, adaptif, dan kolaboratif menjadi modal utama untuk membawa Banten lebih maju dan kompetitif,” jelas Alvin.

Senada dengan itu, Umam Ishartanto, Penggiat Pendidikan, mengingatkan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan.

“Indonesia Emas 2045 bukan sekadar target demografi, tetapi tentang bagaimana bonus demografi mampu dikelola menjadi bonus pembangunan. Untuk itu, pendidikan yang berkualitas dan pengembangan kompetensi generasi muda harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan mengenai tantangan pendidikan, pengembangan inovasi, hingga peningkatan kualitas SDM di Banten.

Melalui Diskusi Interaktif Serial II ini, Pemuda Berdampak berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu strategis bangsa serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Diskusi Interaktif Pemuda Berdampak yang secara konsisten menghadirkan ruang edukasi publik dengan semangat “Mengabdi, Bergerak, Berdampak”, sebagai upaya memperkuat budaya literasi, dialog, dan kolaborasi di kalangan pemuda Banten. (/Ros)

Berita Terkait

Rangers For Clean Bersama Noesantara Waste Solusion Inisiasi Program Perempuan Masa Kini di Peringatan HLHS 2026
Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG
Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu: Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju
Wali Kota Serang Buka Suara Soal Dugaan Pencatutan Namanya Oleh Pihak Konsultan Pinjol, Siapkan Langkah Hukum
Polres Serang Resmi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH
Aktifis Perempuan Tangerang Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis Saat Peliputan di PT GRS
Pedagang Kecil Bisa Nikmati Rumah Subsidi DP Ringan di Serang
Jelang 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang, HMI Serang Soroti Program Kerja yang Belum Maksimal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:46 WIB

Pemuda Berdampak Gelar Diskusi Interaktif Serial II Bahas Pendidikan, Inovasi, dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 8 Juni 2026 - 20:41 WIB

Rangers For Clean Bersama Noesantara Waste Solusion Inisiasi Program Perempuan Masa Kini di Peringatan HLHS 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 20:39 WIB

Mahasiswa dan Pemuda di Banten Gelar Diskusi Publik Dorong Transparansi Serta Akuntabilitas Program MBG

Minggu, 12 April 2026 - 18:58 WIB

Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu: Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju

Minggu, 12 April 2026 - 16:37 WIB

Wali Kota Serang Buka Suara Soal Dugaan Pencatutan Namanya Oleh Pihak Konsultan Pinjol, Siapkan Langkah Hukum

Berita Terbaru

Opini

Ketika Warisan Menguji Persaudaraan

Selasa, 7 Jul 2026 - 14:58 WIB