Produktivitas Padi Naik Dua Kali Lipat, DPR RI Puji Program Panen Raya di Pati

Produktivitas Padi Naik Dua Kali Lipat, DPR RI Puji Program Panen Raya di Pati

- Author

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Raya Padi di Kabupaten Pati Jawa Tengah. (Foto: Kementan)

Panen Raya Padi di Kabupaten Pati Jawa Tengah. (Foto: Kementan)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengapresiasi keberhasilan panen raya padi dengan produktivitas mencapai 10 ton per hektare di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan agenda nasional percepatan swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan.

“Ini patut diapresiasi karena faktanya capaian swasembada pangan nasional justru lebih cepat dari rencana. Stok beras nasional di awal tahun ini mencapai 3,32 juta ton,” kata Firman saat menghadiri panen raya di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong Sabtu (7/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Firman mengingatkan agar capaian tersebut dapat dijaga keberlanjutannya dengan mengantisipasi potensi gagal panen serta dampak anomali cuaca.

Ia juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola pupuk dan penguatan peran negara dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Pemerintah pusat sedang menyiapkan kebijakan penguatan Bulog sebagai penyangga stok dan harga. Selain itu, penggunaan pupuk organik dan mikroba juga perlu didorong agar produktivitas pertanian tetap terjaga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa panen raya tersebut menjadi bukti keberhasilan program peningkatan produktivitas pertanian yang digagas Pemerintah Kabupaten Pati, yakni program panen padi 10 ton per hektare.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Ditangkap Saat Demonstrasi, Legislator Irma Suryani Minta Jangan Ditahan

“Program 10 ton per hektare bukan sekadar target, tetapi telah teruji di lapangan melalui pendampingan intensif kepada petani,” ujar Risma.

Ia menjelaskan, panen raya di Desa Bumiharjo menunjukkan hasil nyata setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, dengan produksi mencapai 10,28 ton per hektare.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras lintas sektor, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Risma menambahkan, peningkatan produksi padi tersebut tetap menggunakan 100 persen pupuk subsidi, ditambah pupuk pendukung yang tepat sasaran.

Kombinasi itu dinilai mampu meningkatkan hasil panen yang sebelumnya hanya berkisar 5–7 ton per hektare menjadi lebih dari 10 ton.

“Petani di sini masih menggunakan pupuk subsidi sepenuhnya, ditambah pupuk pendukung. Hasilnya produksi bisa mencapai 10,2 ton. Ke depan, kami berharap ada dukungan tambahan berupa alat dan mesin pertanian,” katanya. **

Berita Terkait

Pemerintah Luncurkan 8 Pilar Transformasi Budaya Kerja Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik Global
Pemkot Jakpus Raih Tiga Besar Kota Pangan Aman Nasional 2025
6 Alasan Pegawai PPPK Bisa Diberhentikan Menurut Kepala BKN
Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar
Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik
Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial
MAKI Kritik Keras KPK Soal Pengalihan Status Tahanan Gus Yaqut
Kasatgas PRR Tito Karnavian Dampingi Presiden Kunker dan Rayakan Idulfitri di Tamiang Aceh
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:23 WIB

Pemerintah Luncurkan 8 Pilar Transformasi Budaya Kerja Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik Global

Rabu, 1 April 2026 - 13:14 WIB

6 Alasan Pegawai PPPK Bisa Diberhentikan Menurut Kepala BKN

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:00 WIB

Seleksi CPNS 2026 Lebih Ketat, Berikut 9 Kategori yang Tidak Boleh Mendaftar

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:29 WIB

Dirut Jasa Marga: Pengendalian Lalu Lintas Berjalan Efektif, Masyarakat Diminta Atur Waktu Balik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB

Insiden Hama Tikus di Hotel Bintang Lima Picu Kritik Luas di Media Sosial

Berita Terbaru