GOR Kemayoran Ambruk, Ketua PWI Jakpus Desak Pemerintah Usut Kontraktor dan Pengawas

GOR Kemayoran Ambruk, Ketua PWI Jakpus Desak Pemerintah Usut Kontraktor dan Pengawas

- Author

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat. (Foto; PWI Jakpus)

Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat. (Foto; PWI Jakpus)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Robohnya bangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/1/2026) malam menjadi sorotan publik.

Salah satunya ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat Helmi AR. Ia mengatakan peristiwa ini membuka kembali persoalan klasik proyek bangunan publik.

Menurutnya, hal ini terjadi akibat kualitas konstruksi dan lemahnya pengawasan lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangunan milik pemerintah daerah semestinya menjadi ruang aman bagi masyarakat,” kata Helmi dalam keterangannya Sabtu (24/1/2026).

Helmi menyebut, insiden ini justru memunculkan dugaan adanya kegagalan struktur. Seperti mutu material, metode pengerjaan, hingga pengawasan teknis selama proses pembangunan.

Bahkan Helmi menilai, robohnya gedung ini mencerminkan proyek yang tidak mengedepankan standar keselamatan.

“Bangunan publik tidak boleh runtuh hanya karena hujan dan angin. Ini mengindikasikan pekerjaan yang tidak profesional. Kontraktor dan pengawas harus diperiksa secara menyeluruh,” ujar Helmi.

Helmi menambahkan, runtuhnya GOR Kemayoran menambah daftar bangunan publik yang gagal bertahan menghadapi cuaca ekstrem

Baca Juga :  Akibat Demo 25 Agustus Jalur Kereta Api Commuter Terhambat, Ini Penjelasan Lengkap KAI

Oleh karena itu Helmi mendesak agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera melakukan audit menyeluruh.

“Termasuk memeriksa kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan sistem pengawasan lapangan selama proyek berjalan,”ungkapnya.

Selain itu ia juga meminta Inspektorat untuk ikut turun tangan.
Dengan mengusut dugaan pelanggaran, dan memberi sanksi tegas terhadap kontraktor bermasalah.

“Perusahaan yang mengerjakan proyek pembangunan GOR Kemayoran harusnya transparan dan bertanggung jawab atas kejadian ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebuah bangunan ambruk sekitar pukul 21.19 WIB Jumat (23/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan ringan disertai angin kencang melanda kawasan Jakarta Pusat.

Atap dan dinding gedung runtuh secara tiba-tiba, menimpa area parkir dan bahkan merusak 11 sepeda motor warga.

Dari kejadian tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.

BPBD DKI Jakarta menyebut cuaca ekstrem sebagai faktor dominan penyebab insiden.

Sementara Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan hujan dan angin kencang terjadi saat bangunan roboh.**

Berita Terkait

Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan
Genmuda ISRI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Diasma Swandaru Ditunjuk Jadi Ketum
Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik
Peran Jurnalisme Dalam Memitigasi Persoalan Kemanusiaan
Menakar Batas Kebebasan Pers di Tengah Jerat UU ITE Era Digital
DSA dr Terawan Menjadi Magnet Bagi Penanganan Stroke dan Pembuluh Darah Tingkat Lanjut di RSPPN
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:13 WIB

Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:20 WIB

Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta

Senin, 20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:02 WIB

Genmuda ISRI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Diasma Swandaru Ditunjuk Jadi Ketum

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:10 WIB

Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik

Berita Terbaru

Opini

Keadilan Tidak Boleh Menjadi Barang Mewah

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:23 WIB