Tiga Rumusan Teknis Penting dari LBM PWNU Jawa Barat Soal Eksploitasi SDA yang Wajib Dihentikan

Tiga Rumusan Teknis Penting dari LBM PWNU Jawa Barat Soal Eksploitasi SDA yang Wajib Dihentikan

- Author

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Pondok Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya, Majalengka KH Maman Imanulhaqa saat membuka kegitan   Bahtsul Masail Fikih Ekologi dalam rangka Harlah ke-3 Pesantren Al-Mizan Wanajaya, Minggu (7/12/2025). (Foto : Ist)

Pengasuh Pondok Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya, Majalengka KH Maman Imanulhaqa saat membuka kegitan Bahtsul Masail Fikih Ekologi dalam rangka Harlah ke-3 Pesantren Al-Mizan Wanajaya, Minggu (7/12/2025). (Foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat bekerja sama dengan Pesantren Ekologi Al-Mizan Wanajaya menggelar Bahtsul Masail Fikih Ekologi dalam rangka Harlah ke-3 Pesantren Al-Mizan Wanajaya, Minggu (7/12/2025).

Forum ini menghasilkan putusan penting yakni eksploitasi sumber daya alam (SDA) yang menyebabkan kerusakan lingkungan dinyatakan haram dan wajib dihentikan.

Bahtsul masail yang dipusatkan di Pesantren Ekologi Al-Mizan ini membahas fenomena meningkatnya pencemaran lingkungan akibat industrialisasi dan pemanfaatan SDA yang tak terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

LBM PWNU Jabar menilai bahwa problem lingkungan sudah memasuki fase darurat, sehingga diperlukan pandangan fikih yang tegas untuk menjaga keselamatan masyarakat dan keberlanjutan alam.

“Pada prinsipnya SDA boleh dimanfaatkan, tetapi ketika terbukti menimbulkan mafsadat seperti pencemaran, kerusakan ekosistem, atau ancaman keselamatan manusia, hukumnya haram,” tegas KH. Ubaedillah Harits, M.Pd, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, saat menjadi narasumber utama dalam forum tersebut.

Fenomena kerusakan lingkungan seperti banjir bandang, longsor di kawasan tambang, hingga pencemaran sungai menjadi sorotan utama pembahasan.

Para ulama menilai tindakan eksploitasi berlebihan merupakan bentuk pelanggaran etika pemanfaatan alam, karena menimbulkan risiko jangka panjang bagi kesehatan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, KH. Ahmad Yazid Fattah, Tim Ahli LBM PWNU Jawa Barat, menjelaskan bahwa fikih sejak awal telah menempatkan lingkungan sebagai bagian dari amanah yang harus dijaga.

“Fikih itu bicara kemaslahatan. Kalau pengelolaan SDA merusak, maka bukan hanya dihentikan, tapi juga ada kewajiban ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Dari bahtsul masail tersebut, LBM PWNU Jabar merumuskan tiga ketentuan teknis penting:

1. Eksploitasi SDA ilegal dihukumi haram dan bertentangan dengan kewajiban taat regulasi negara.

2. Pemerintah wajib memperketat perizinan dan pengawasan AMDAL secara berkala.

Baca Juga :  Hadiri Sarasehan Perempuan dan Kebangsaan di Majelengka, Menteri PPPA Serahkan Al Mizan Award 2025

3. Pemegang izin eksploitasi SDA wajib melakukan mitigasi, termasuk penghijauan dan pencegahan bencana.

Forum yang dihadiri 70 peserta dari berbagai pesantren se-Jawa Barat ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi pesantren dengan pemerintah dan industri dalam merumuskan kebijakan ekologis yang berkeadilan.

Pesantren Ekologi Al-Mizan sebagai tuan rumah menyatakan komitmennya untuk terus menjadi ruang gerak gerakan hijau di kalangan pesantren. Isu lingkungan bukan isu masa depan, tapi isu hari ini. Pesantren harus ikut mengambil peran.

Acara ini menghadirkan para mushohih dan perumus dari berbagai daerah di Jawa Barat, dengan moderasi KH. Muthiullah Hib, Lc., ME, dan pencatatan notulen oleh Ust. Nurkholis, S.Farm.

Kegiatan ini dihadiri oleh 70 peserta dari berbagai pesantren se-Jawa Barat, dengan para narasumber dan mushohih sebagai berikut:

KH. Ubaedillah Harits, M.Pd (Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat)

Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat KH. Zainal Mufid S.Sos, M.Pd (Subang)

KH. Juhadi Muhammad, SH (Indramayu)

KH. Ahmad Yazid Fattah (Tim Ahli LBM PWNU Jawa Barat)

KH. Khozinatul Asror (Gedongan – Cirebon)

KH. Ahmad Muthohar, M.Pd (Lemahabang – Cirebon)

Tim perumus terdiri dari:

KH. M.N.A. Syamil Mumtaz, M.Pd (Buntet – Cirebon)

Kiai Moh. Mubasysyarum Bih, SH., M.F.U (Arjawinangun – Cirebon)

Kiai Abdul Hamid, M.Pd (Arjawinangun – Cirebon)

Ny. Hj. Ninih Khoeriyah (Warungkondang – Cianjur)

KH. Agan Sugandi (Karawang)

Kiai Rifqi Ahmad Husaeri, M.Ag (Cianjur)

Hasil bahtsul masail ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam merumuskan langkah penyelamatan lingkungan yang sesuai syariat, berkeadilan, dan berpihak pada kelestarian alam.

Pesantren Ekologi Al-Mizan menegaskan akan terus bersinergi dengan LBM PWNU Jabar dalam penguatan fikih ekologis dan gerakan peradaban hijau di Indonesia.

Berita Terkait

Viral! Pria Berhoodie Hitam Bakar Bendera Merah Putih di Cimahi, Aksi Terekam CCTV – Warga Murka, Polisi Kejar Pelaku!
Mahasiswa Universitas Presiden Edukasi Etika Penggunaan Artificial Intelligence Ke Siswa SMP Melalui Program EESK
Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Presiden Sosialisasikan Keselamatan Penggunaan LPG di Cikarang Timur
Mahasiswa Universitas Presiden Tingkatkan Literasi Keselamatan Listrik Siswa SMKN 1 Cikarang Pusat
Kolaborasi 5 Perguruan Tinggi Gelar PKM Kader Bank Sampah di Subang
TPST Bantargebang Longsor, Empat Orang Tewas Tertimbun
Kunjungi Ponpes Al Mizan , Komisi VIII Soroti Penguatan Pendidikan Keagamaan
PUMA Electrical Engineering President University Salurkan Donasi bagi Korban Bencana Alam
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Viral! Pria Berhoodie Hitam Bakar Bendera Merah Putih di Cimahi, Aksi Terekam CCTV – Warga Murka, Polisi Kejar Pelaku!

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

Mahasiswa Universitas Presiden Edukasi Etika Penggunaan Artificial Intelligence Ke Siswa SMP Melalui Program EESK

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:37 WIB

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Presiden Sosialisasikan Keselamatan Penggunaan LPG di Cikarang Timur

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:09 WIB

Mahasiswa Universitas Presiden Tingkatkan Literasi Keselamatan Listrik Siswa SMKN 1 Cikarang Pusat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:40 WIB

Kolaborasi 5 Perguruan Tinggi Gelar PKM Kader Bank Sampah di Subang

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Viral! Link Video ‘Yank Uwes Yank’ Dua Pelajar Di Banyuwangi

Rabu, 5 Agu 2026 - 09:50 WIB