Presiden Ganti Menteri P2MI, Migrant Watch : Babak Baru Arah Kebijakan Migrasi Tenaga Kerja

Presiden Ganti Menteri P2MI, Migrant Watch : Babak Baru Arah Kebijakan Migrasi Tenaga Kerja

- Author

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan (foto : Ist)

Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan (foto : Ist)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan mengometari penunjukan Menteri Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang baru dalam reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan resuffle tersebut menandai babak baru dalam arah kebijakan migrasi tenaga kerja nasional.

Selain itu, pihaknya juga mencermati latar belakang menteri baru yang berasal dari kalangan pengusaha dan politisi, dan melihat dua kemungkinan besar dari kehadiran menteri yang baru.

“Kemungkinan pertama, watak penguasa yang berorientasi profit dapat menjadikan dunia ketenagakerjaan migran sebagai komoditas untuk mencari keuntungan pribadi atau kepentingan partai. Ini adalah risiko yang nyata, mengingat sejarah relasi antara kekuasaan dan pasar tenaga kerja yang rentan terhadap eksploitasi,” ujar Aznil Tan, kepada media di Jakarta (9/9/2025).

Namun Migrant Watch juga membuka ruang harapan. Latar belakang bisnis dan politik justru bisa menjadi kekuatan strategis untuk membuka akses pasar kerja global yang lebih luas, bermartabat, dan berdaya lindung.

“Kami berharap amanah ini dijalankan sebagai bentuk pengabdian, bukan sebagai instrumen bisnis. PMI bukan komoditas politik atau ekonomi. Yang dibutuhkan bukan sekadar penempatan, tapi transformasi sistemik yang menjamin hak, martabat, dan masa depan mereka,” lanjut Aznil.

Migrant Watch akan terus mengawal kebijakan P2MI agar tetap berpihak pada perlindungan, keadilan, dan keberdayaan pekerja migran.

“Kami menyerukan kepada publik untuk turut mengawasi arah kebijakan ini agar tidak bergeser dari mandat konstitusional dan nilai kemanusiaan,” pungkasnya.**

Berita Terkait

Rantai Persetujuan Penyadapan Prabowo Terungkap, Posisi Seskab Teddy Jadi Sorotan
Ini Peran Utama Tersangka Slamet Uliandi di Kasus Penyadapan Prabowo
Kasus Penyadapan Prabowo Meluas, Irjen Slamet Uliandi Resmi Ditetapkan Tersangka
Hasil Sidang Ijazah Jokowi 5 November 2026, Refly Harun dan Yakup Hasibuan Beda Pandangan
Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri
Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya
Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?
Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:02 WIB

Rantai Persetujuan Penyadapan Prabowo Terungkap, Posisi Seskab Teddy Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 22:26 WIB

Ini Peran Utama Tersangka Slamet Uliandi di Kasus Penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 15:34 WIB

Hasil Sidang Ijazah Jokowi 5 November 2026, Refly Harun dan Yakup Hasibuan Beda Pandangan

Selasa, 3 November 2026 - 20:35 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 20:03 WIB

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Berita Terbaru