Begini Tanggapan Keras Aktivis 98 Aznil Tan Soal Pernyataan Fadli Zon Tentang Tragedi Mei 1998

Begini Tanggapan Keras Aktivis 98 Aznil Tan Soal Pernyataan Fadli Zon Tentang Tragedi Mei 1998

- Author

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis 98 Aznil Tan  (Foto : Diagram Kota)

Aktivis 98 Aznil Tan (Foto : Diagram Kota)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Aznil Tan, tokoh Aktivis 98, menanggapi keras pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut tidak ada bukti pemerkosaan massal dalam Tragedi Mei 1998. 

Menurut Aznil, pernyataan tersebut adalah bagian dari proyek sistematis pengaburan sejarah reformasi demi melindungi kepentingan kekuasaan hari ini.

“Pengaburan terhadap tragedi reformasi 1998 terjadi karena apabila peristiwa itu diungkap secara jujur dan terang-benderang, maka akan membongkar kejahatan masa lalu yang terkait erat dengan para penguasa hari ini,” tegas Aznil Tan dalam keterangan tertulisnya Rabu (18/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut bahwa sejarah reformasi bukan hanya tentang jatuhnya Soeharto, tetapi juga tentang darah rakyat, luka para ibu, trauma perempuan korban kekerasan seksual, dan perjuangan mahasiswa yang menuntut keadilan. 

Menghapus atau menyangkal bagian gelap dari tragedi itu, menurut Aznil, adalah bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita reformasi itu sendiri.

“Kekuasaan hari ini adalah warisan politik dari Orde Baru. Banyak aktor di lingkaran kekuasaan saat ini memiliki jejak langsung maupun tidak langsung dengan kekuasaan yang dulu menindas rakyatnya. Maka tidak mengherankan jika ada upaya menulis ulang sejarah agar luka lama tidak menuntut keadilan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Migrant Watch Nilai 100 Hari Kerja Menteri KP2MI Belum Produktif

Aznil menyerukan kepada publik, terutama generasi muda, agar tidak menerima narasi tunggal versi negara. Ia menegaskan pentingnya mendengar suara para penyintas (selamat dari pengalaman buruk, traumatis, atau kekerasan- red), mencatat kesaksian saksi sejarah, dan menolak pembungkaman atas kebenaran yang menyakitkan.

“Bangsa yang besar bukan bangsa yang melupakan masa lalunya, tapi bangsa yang berani menghadapinya. Kita tidak butuh sejarah yang nyaman, tapi sejarah yang jujur,” pungkas Aznil Tan.

Seperti diketahui, Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuat pernyataan kontroversi dengan menyebut pemerkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998 hanya sebatas “cerita” tanpa bukti. Pernyataan tersebut ia lontarkan dalam wawancara bersama jurnalis Uni Zulfiani Lubis yang tayang di kanal YouTube IDN Times, Rabu, 11 Juni 2025 lalu.**

Berita Terkait

SK Pengangkatan Belum Juga Diterima, Manager KDMP Merasa di PHP Pemerintah
BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 07:39 WIB

SK Pengangkatan Belum Juga Diterima, Manager KDMP Merasa di PHP Pemerintah

Sabtu, 19 September 2026 - 07:29 WIB

BPK Audit LK BPI Danantara 2025, Identifikasi Resiko Kecurangan Laporan

Jumat, 18 September 2026 - 16:16 WIB

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:15 WIB

276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Berita Terbaru

Lifestyle

5 Oleh-oleh Favorite dari Jakarta yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:37 WIB