HNW Dukung Kepala dan Wakil BP Haji dan Umrah Diangkat Jadi Menteri dan Wamen

HNW Dukung Kepala dan Wakil BP Haji dan Umrah Diangkat Jadi Menteri dan Wamen

- Author

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid . (Foto :PKS)

Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid . (Foto :PKS)

JEJAKANRASI.ID. JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mensyukuri disepakatinya perubahan ke-3 UU Nomor 8/2019 tentang Haji dan Umrah.

Ia menegaskan, sudah seharusnya lembaga yang menyelenggarakan haji dan umrah setingkat kementerian, bukan badan. 

Pria yang kerap disapa HNW itu mengatakan dirinya  tetap menghormati hak prerogatif Presiden Prabowo. Namun ia tetap mendukung agar kepala dan wakil kepala Badan Penyelenggara  (BP Haji saat ini secara otomatis ditunjuk menjadi Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah berdasarkan amanat dari UU tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, menurut HNW waktunya sudah sangat mepet untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji 2026.

“Keduanya telah menguasai amanat dan visi misi pengelolaan haji yang diinginkan Presiden Prabowo, selain penguasaan soliditas internal lembaga yang sangat dibutuhkan menghadapi persiapan haji 2026 yang sudah mulai berjalan dan harapan besar Umat, akan suksesnya lembaga kementerian  Haji,”  jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/9/2025).

Politisi senior PKS ini menjelaskan, setiap tahunnya Indonesia memberangkatkan lebih dari 220 ibu jemaah haji, dengan total dana penyelenggaraan 20 Triliun. Ke depan, sesuai dengan Visi Saudi 2030, dan perjuangan pemenuhan kuota Haji, maka jumlah jemaah Haji dari Indonesia semakin terus meningkat.

Baca Juga :  Soal Pemerintah Tetapkan HPP Untuk Gabah Kering, Begini Komentar Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo

Ia juga mengapresiasi Presiden Prabowo yang mempunyai perhatian dengan urusan haji sehingga menerbitkan Perpres Nomor 154 Tahun 2024 tentang BP Haji.

DPR RI kemudian bekerja agar dasar hukum BP Haji semakin kuat dan tidak hanya berbentuk badan, melalui RUU Perubahan Ketiga atas UU Haji dan Umrah yang telah disahkan di Rapat Paripurna DPR pada 26 Agustus 2025.

“Alhamdulillah DPR RI berhasil menyelesaikan RUU perubahan haji tepat waktu, dan menyepakati peningkatan status kelembagaan BP Haji dari Badan menjadi Kementerian.Untul itu membutuhkan sosok yang kompeten, profesional, dan memiliki rekam jejak keumatan untuk memimpin Kementerian baru seperti Kementerian Haji dan Umrah,” tukasnya. **

Berita Terkait

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri
Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya
Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?
Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga
Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan
Mahfud MD Desak KPU dan Dit Dikdasmen Diperiksa Pasca MA Batalkan Suket Penyetaraan SMA Gibran
Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Ikuti Sanggabiz
Waskita Beton Precast Dorong Perempuan Berkarya di Konstruksi melalui Girls on Site
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:35 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 20:03 WIB

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 November 2026 - 18:22 WIB

Listyo Sigit Tak Terlihat di Istana Saat Isu Jenderal Polri Mencuat, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 22:54 WIB

Harga BBM Pertamina 3 November 2026 di Jabodetabek Pasca Penyesuaian Harga

Senin, 2 November 2026 - 15:02 WIB

Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan

Berita Terbaru

Nasional

Isu Makar Presiden Prabowo Kembali Disorot, Ini Faktanya

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:03 WIB