STIAMI-Kowantara Gandeng Bank Jakarta Syariah, Akses KUR UMKM Semakin Luas

STIAMI-Kowantara Gandeng Bank Jakarta Syariah, Akses KUR UMKM Semakin Luas

- Author

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Institut STIAMI menjalin sinergi strategis dengan Komunitas Warung Nusantara (Kowantara) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Jakarta Syariah.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (14/2/2026), bertempat di Kantor Pusat Bank Jakarta, Gedung Prasada Sasana Karya lantai 8 Jl. Suryopranoto, Jakarta Pusat.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pelaku usaha seperti warung tegal (warteg) untuk naik kelas, khususnya melalui penguatan literasi keuangan syariah, peningkatan kapasitas manajerial, serta kemudahan akses pembiayaan atau permodalan yang sesuai prinsip syariah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Rektor Institut STIAMI, Sylviana Murni, menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Warteg adalah denyut ekonomi rakyat yang nyata. Melalui kolaborasi ini, Institut STIAMI berkomitmen mendampingi pelaku warteg agar tidak hanya bertahan, tetapi berkembang secara berkelanjutan dengan tata kelola usaha yang lebih profesional, Institut STIAMI juga akan memberikan kemudahan serta potongan biaya untuk akses pendidikan tinggi bagi para pengusaha warteg ataupun keluarganya yang ingin melanjutkan kuliah. Institut STIAMI juga sedang menggagas Kampus Rakyat yang diselenggarakan di pasar-pasar sebagai dukungan asa cita presiden Prabowo” ujarnya.

Baca Juga :  UMKM Bukan Sekadar Jualan, Tapi Perjuangan untuk Bertahan

Ketua Kowantara, Ir Mukroni, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa selama ini banyak pelaku warteg memiliki potensi besar, namun terkendala akses permodalan dan pemahaman pengelolaan usaha.

“Sinergi dengan dunia akademik dan perbankan syariah ini menjadi angin segar bagi anggota Kowantara. Kami berharap warteg tidak lagi dipandang sebagai usaha tradisional semata, tetapi sebagai UMKM yang kuat dan modern,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Bank Jakarta Syariah, Dedy Akhmadi, menjelaskan bahwa program KUR Syariah dirancang untuk memberikan pembiayaan yang inklusif, mudah diakses, dan sesuai dengan prinsip keadilan.

“Kami mendorong pelaku warteg untuk memanfaatkan KUR Syariah sebagai solusi pembiayaan yang aman dan berkelanjutan. Melalui pendampingan dari Institut STIAMI dan Kowantara, kami optimistis penyaluran KUR dapat lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, ketiga pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam bidang pendidikan, pendampingan usaha, pelatihan kewirausahaan, serta fasilitasi akses pembiayaan syariah bagi anggota Kowantara.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem UMKM warteg yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi, komunitas usaha, dan perbankan syariah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta mendorong UMKM Indonesia menuju transformasi yang lebih maju. **

Berita Terkait

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses
GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU
Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris Usai Lontarkan Ucapan ‘Lo Punya Otak Gak’ Ke Wartawan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:05 WIB

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43 WIB

GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing

Berita Terbaru

Opini

UMKM Bukan Sekadar Jualan, Tapi Perjuangan untuk Bertahan

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:26 WIB

Hukum & Kriminal

Bongkar Kasus Korupsi Hutan PT Inhutani V, Kejagung Sita Uang Rp1 Triliun

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:50 WIB