Ribuan Personil Lintas Instansi Bergerak Bersihkan Lumpur di Aceh Tamiang

Ribuan Personil Lintas Instansi Bergerak Bersihkan Lumpur di Aceh Tamiang

- Author

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian saat bmemimpin Rapat Koordinasi (Rakor) . (Foto: Puspen Kemendagri)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian saat bmemimpin Rapat Koordinasi (Rakor) . (Foto: Puspen Kemendagri)

JEJAKNARASI.ID.JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengungkapkan pemerintah telah mengerahkan ribuan personil lintas instansi untuk penanganan endapan lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang.

Lebih jauh, Tito menjelaskan bahwa Aceh Tamiang merupakan wilayah dataran rendah (lowland) yang menjadi salah satu daerah paling terdampak akibat bencana, terutama karena endapan lumpur yang masuk ke berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“[Daerah] lowland yang kita harus atensi betul adalah satu Aceh Tamiang, kemudian Aceh Timur, Aceh Utara, kemudian Bireuen, dan Pidie Jaya,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Wilayah Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (26/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tito, endapan lumpur menjadi persoalan utama karena berdampak luas terhadap aktivitas pemerintahan, infrastruktur, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Meski demikian, kondisi pemerintahan di Aceh Tamiang yang sebelumnya sempat lumpuh kini mulai berangsur pulih.

“Alhamdulillah untuk pemerintahan Tamiang, tadinya mati total, sekarang sudah aktif, sudah bersih,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pangkas APBN, Wamendagri Bima Arya Sebut Momen Tingkatkan Kualitas Belanja APBD

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah mengerahkan ribuan personel dari berbagai lembaga dan institusi pendidikan kedinasan. Di antaranya 1.132 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 500 mahasiswa dari Politeknik Statistika STIS, 600 taruna dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta sekitar 2.000 personel TNI dan 1.000 personel Polri.

Selain itu, personel juga berasal dari program Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) yang melibatkan gabungan taruna Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Universitas Pertahanan (Unhan), Akademi Kepolisian (Akpol), serta Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN), dengan total mencapai 1.788 personel.

“Jadi kekuatan di Tamiang itu mungkin mendekati TNI-Polri-nya hampir 10.000 di sana. Karena memang paling banyak kolam yang terdampak lumpur,” kata Tito.

Ia menegaskan bahwa pengerahan personel tersebut difokuskan untuk membantu pembersihan lumpur, pemulihan fasilitas pemerintahan, sekolah, pasar, warung, serta rumah warga yang terdampak.

“Semua, mulai pemerintahan, jalan, pasar, warung, rumah, semua terdampak di sana. Ini kami kira Tamiang ini yang masih terus kita harus kerja keras,” tandasnya.**

Berita Terkait

GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar
Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses
GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU
Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya
Promo Miras Berbalut Ayat Al-Qur’an, Sekda GMNI DKI Jakarta: Moral Anak Bangsa Jangan Dijadikan Permainan Marketing
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
Tokoh Muda Tanah Abang Bela Kinerja Wali Kota Arifin: Kritik Harus Berbasis Fakta
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

GMNI Jakarta Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Terkait Suap HGB Ratusan Miliar

Minggu, 6 September 2026 - 17:05 WIB

Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kecam Penjemputan Paksa Kader Tanpa Transparansi, Desak Polda Metro Jaya Segera Bebaskan Juan Moses

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43 WIB

GMNI DKI Jakarta Dukung Penuh Gus Salam sebagai Ketua Umum PBNU

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Sekretaris GMNI Jakarta Sebut Buku Baru Bahlil Jangan Jadi Alat Merendahkan Tokoh Lain: Cak Imin Tak Perlu Diajari Soal Gagasan dan Karya

Berita Terbaru