Waketum Relawan Jokowi: Jika Prabowo Gibran Pecah Di Tengah Jalan Akan Timbul Gejolak Politik

Waketum Relawan Jokowi: Jika Prabowo Gibran Pecah Di Tengah Jalan Akan Timbul Gejolak Politik

- Author

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo relawan Jokowi Presiden (Bara JP). (Foto: 1st)

Logo relawan Jokowi Presiden (Bara JP). (Foto: 1st)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Wakil ketua umum Barisan Relawan Jokowi Presiden atau Bara JP, David Tanjung membahas kemungkinan Prabowo dan Gibran berpisah.

Dia mengatakan, akan muncul guncangan politik yang dasyat apabila kubu Prabowo dan kubu Gibran berpisah. Sebab, menurutnya goncangan politik tanah air sedang bergejolak.

David mengkhawatirkan stabilitas politik akan lepas kontrol, dan juga menurutnya bahkan bisa menimbulkan kekacauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika (Prabowo-Gibran) pecah ditengah jalan, itu akan menimbulkan gejolak-gejolak bom waktu politik yang membuat energi bangsa ini hilang. Capek mengurusi dinamika politik yang lepas kontrol,” ujar David, dikutip dari youtube Kompas TV, Minggu (21/09/2025).

Waketum Bara JP ini mewanti-wanti tetap mendukung jalannya pemerintahan Prabowo – Gibran, bahkan sampai habis dua periode.

Pendapat David sejalan dengan apa yang disampaikan Jokowi yang meminta kepada relawannya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode.

Baca Juga :  Bela Jokowi Soal Polemik Ijazah Palsu, Politisi PDIP: Penggugat yang Harus Membutikan

Ia menilai, arahan tersebut sebagai cara untuk mencegah gejolak politik. “Sehingga, maksud baik pak Jokowi adalah tolong dibantu program-program pemeritah Prabowo-Gibran sampai selesai,” ucapnya.

Bukan hanya itu, kata David, dukungan dua periode itu juga mempertimbangkan dinamika politik di tanah air.

“Ya kalau dua periode ini kan kita lihat dinamika politik ke depan. Bahwa kalau memungkinkan dua periode diterima oleh rakyat dan disambut positif, maka gak ada pilihan lain selain mendukung dua periode Prabowo-Gibran,” pungkasnya.

Menurut David, duet Prabowo-Gibran tidak bisa ditawar-tawar lagi demi mencapai visi Indonesia Emas 2045.

“Duet 2 in 1 ini ga bisa engga. Ini harus finish untuk mencapai Indonesia Emas 2025,” ujar David.

Berita Terkait

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi
Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi
Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029
Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet
Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago
Indonesia Gabung Board of Peace, Begini Tanggapan Pengamat Ujang Komarudin
Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
Tepis Isu Pilpres Oleh MPR, Ketua Komisi II DPR Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Mengubah Domain UUD 1945
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:01 WIB

Gelar Dialog Ulama, Rais NU Majalengka Minta Kader PKB Tingkatkan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:19 WIB

Pertemuan Prabowo–Megawati Jelang Lebaran, Pengamat: Tak Sekadar Silaturahmi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Tawarkan Ambang Batas 7 Persen, Pengamat Nilai NasDem Tekan Peluang PSI di Pemilu 2029

Senin, 9 Februari 2026 - 21:47 WIB

Wacana Prabowo Dua Periode, Arifki Chaniago Sebut Berpotensi Menggeser Fokus Kerja Kabinet

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:15 WIB

Jokowi Turun Gunung untuk PSI, Begini Komentar Pengamat Politik Arifki Chaniago

Berita Terbaru

Lifestyle

Cara Pencegahan, Gejala dan Penyebab Utama Stroke Usia Muda

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:42 WIB