Dana MBG Langsung dari KPPN ke Virtual Account, Kepala BGN Pastikan Tidak Ada Korupsi

Dana MBG Langsung dari KPPN ke Virtual Account, Kepala BGN Pastikan Tidak Ada Korupsi

- Author

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MBG ( Foto: Ist)

Ilustrasi MBG ( Foto: Ist)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan,program Makan Bergizi Gratis (MBG) baik dari pelaksanaan, pelayanan hingga pengawasan tak mungkin ada korupsi. 

Menurutnya, program ungggulan prioritas Presiden Prabowo MBG ini, pihak dari BGN dalam proses pembayaran pengadaan MBG, baik ke dapur sampai ke pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG dilakukan melalui secara virtual account sebagaimana dalam kesepakatan dua pihak antara BGN dan mitra pelaksana. 

“Nggak mungkin ada korupsi di Makan Bergizi Gratis, karena kita sudah bikin virtual account. Virtual account harus ditandatangani oleh berdua, oleh mitra dan oleh Badan Gizi,” jelas Kepala BGN Dadan Hindayana, di Jakarta, pada Selasa (5/8/2028).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ada beberapa SPPG yang coba mitranya membuat mark up, itu dalam waktu sebentar saja langsung kita ketahui, dan sudah langsung diaudit oleh BPKP dan harus mengembalikan uangnya,” sambung Dadan. 

Selain itu, Dadan mengungkapkan bahwa dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak disimpan dalam rekening bank BGN, dana tersebut langsung dikirim oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke virtual account, dengan hal ini maka prosesnya lebih ketat dalam program MBG. 

Baca Juga :  Tim Hukum Rido Ajukan Gugatan Pilkada Jakarta Ke MK Tak Lama Setelah Prabowo & Jokowi Bertemu

“Jadi untuk kasus-kasus penyalahgunaan anggaran kecil sekali kemungkinan terjadi pada program Makan Bergizi Gratis, apalagi uang itu tidak disimpan di dalam rekening Badan Gizi tapi dikirim dari KPPN langsung ke virtual account,” ungkap Dadan Hindayana. 

Tak hanya itu, Dadan juga mengakui bahwa program unggulan prioritas Presiden Prabowo, segala hal apapun yang terjadi dalam program MBG ini seperti hal keracunan massal di sejumlah pelajar penerima manfaat MBG, bukan dari penyalahgunaan dana anggaran, tetapi penyebabnya dari proses pemilihan bahan baku dan pengolahan MBG. 

“Jadi kalau Anda semua tanya ke saya ada dua risiko yang paling besar dalam akan berikuti. Satu adalah penyalahgunaan anggaran. Yang kedua adalah keracunan. Jadi kalau jujur saya ditanya saya lebih takut dengan yang kedua,” pungkas Dadan. (eki)

Berita Terkait

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre
Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional
Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor
KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas
Mandiri Taspen dan Basarnas Kolaborasi Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Pemerintah Putus Kontrak Mitra Makan Siang Gratis Usai 87 Siswa Terkena Diare Massal
Kementerian UMKM Fasilitasi 25 Usaha Mikro Terdampak Bencana Aceh Tembus Pasar Modern
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:37 WIB

HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 dan Cara Mudah Perpanjang STNK Tanpa Antre

Jumat, 25 September 2026 - 11:15 WIB

Perkuat Tata Kelola Tambang, Pemerintah Tekan Kebocoran dan Optimalkan Nilai Tambah Mineral Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 11:55 WIB

Percepat Program MBG di Daerah 3T, BSKDN Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual Lintas Sektor

Kamis, 24 September 2026 - 08:22 WIB

KPU Sebut Gugatan Pendidikan Gibran Lewat Batas

Berita Terbaru