Mendagri Minta Pemkab Klaten Menjaga kelancaran Arus Lalu Lintas Saat Peluncuran Kopdeskel Merah Putih

Mendagri Minta Pemkab Klaten Menjaga kelancaran Arus Lalu Lintas Saat Peluncuran Kopdeskel Merah Putih

- Author

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Launching Kopdeskel Merah Putih. (Foto : Puspen Kemendagri)

Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Launching Kopdeskel Merah Putih. (Foto : Puspen Kemendagri)

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terus memastikan kesiapan acara launching kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Rencananya, Kopdeskel Merah Putih bakal diluncurkan serentak pada 21 Juli 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Peluncuran tersebut akan berlangsung secara hybrid dari salah satu lokasi Kopdeskel di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.Salah satu isu yang menjadi atensi Mendagri Tito adalah pentingnya menjaga kelancaran lalu lintas saat acara berlangsung. 

Hal ini mengingat kegiatan tersebut akan dihadiri oleh banyak pihak, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda) maupun pemerintah desa. Karena itu, rekayasa lalu lintas harus dilakukan secara tepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya paham bahwa teman-teman di Jawa Tengah sudah banyak pengalaman dalam menangani acara-acara besar,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Launching Kopdeskel Merah Putih yang berlangsung secara virtual dari Jakarta, Kamis malam (17/7/2025).

Tito menambahkan, salah satu manajemen rekayasa lalu lintas yang perlu dilakukan misalnya dengan menyediakan kantong-kantong parkir sebelum lokasi acara. Selain itu, perlunya fasilitas shuttle bus untuk memudahkan mobilisasi tamu undangan ke lokasi acara.

 “Sehingga tidak semua kendaraan bisa masuk dalam lokasi,” jelasnya.

Mantan Kapolri itu mengingatkan, atensi terhadap kelancaran lalu lintas tidak hanya penting sebelum maupun saat acara berlangsung, tetapi juga setelah kegiatan atau saat tamu undangan meninggalkan lokasi acara.

Baca Juga :  Mendagri Ungkap Peran Strategis BPD dalam Pengawasan Pemerintahan Desa

Dirinya mewanti-wanti agar acara peluncuran Kopdeskel tidak menimbulkan kemacetan panjang. Sebab, hal itu dikhawatirkan akan membuat publik justru menyoroti kemacetan, bukan substansi tujuan peluncuran seperti manfaat dari keberadaan Kopdeskel.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan pihaknya. Salah satunya yakni penyediaan fasilitas shuttle bus.

Selain itu, pihaknya juga akan mengatur kedatangan rombongan kepala desa atau lurah dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Ia mengatakan, kedatangan bus rombongan kepala desa atau lurah bakal diatur secara bergantian. Dengan demikian, diharapkan tidak menimbulkan kemacetan di jalan raya.

“Mengingat jumlah desa kita banyak, maka kita bagi shift. Jadi terhitung mulai jam 1 malam, malam Senin, mereka sudah bergerak karena jumlah bis yang akan kita gerakkan adalah 256 bis,” jelasnya.

Sebagai informasi, rapat tersebut dihadiri secara virtual oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan Kasan; Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum Widodo; Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Tornanda Syaifullah; Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo; jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Klaten; serta pejabat terkait lainnya.**

Berita Terkait

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN
KPK Buka Peluang Bidik Proyek Pagar Laut Pasca Bongkar Skandal Dugaan Suap di ATR/BPN
Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio
Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar
KPK Buka Peluang Jadikan PT Sumarrecon Tbk Tersangka Korporasi Perkara Dugaan Suap HGB Ratusan Miliar
Mahfud MD: Sudaryono Gagal Atasi Keracunan MBG, Korban Capai 51 Ribu Orang
KOSPI dan MBG Watch Somasi Prabowo, Buntut 43 Ribu Orang Keracunan MBG
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Suap ATR/BPN Ratusan Miliar ke Kegiatan Muktamar Agustus Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Ratusan Miliar di ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 08:56 WIB

Nursyahwa Syakila, Peserta Netra MTQ Nasional XXXI yang Hafal 30 Juz Lewat Metode Audio

Rabu, 16 September 2026 - 14:50 WIB

Ini Alasan BPK Tidak Jadikan Kepala BPN Kota Tangerang Tersangka Kasus Suap HGB Ratusan Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 13:41 WIB

KPK Buka Peluang Jadikan PT Sumarrecon Tbk Tersangka Korporasi Perkara Dugaan Suap HGB Ratusan Miliar

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Bareskrim Polri Ungkap Gudang LPG Oplosan di Pondok Aren Tangsel

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:56 WIB