Begini Hasil Pertemuan Pemerintah Indonesia dan AS Terkait Penetapan Pajak Impor 32 Persen

Begini Hasil Pertemuan Pemerintah Indonesia dan AS Terkait Penetapan Pajak Impor 32 Persen

- Author

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat bertemu dengan  wakil Pemerintah AS. (Foto ; Humas Kemenko Perekonomian)

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat bertemu dengan wakil Pemerintah AS. (Foto ; Humas Kemenko Perekonomian)

JEJAKNARASI.ID, WASHINGTON DC – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS)  sepakat mengintensifkan perundingan tarif Pajak Impor Perdagangan dalam tiga minggu ke depan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan hasil terbaik bagi kedua belah pihak.

Pernyataan itu diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin delegasi Indonesia dalam melakukan pertemuan dengan U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick dan United States Trade Representative Jamieson Greer di Washington DC, Rabu (9/7/2025).

Menurut Menko Airlangga, pertemuan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump pada 7 Juli 2025 tentang kebijakan pajak impor perdagangan bagi Indonesia sebesar 32 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi atas proses negosiasi yang selama ini berjalan konstruktif dengan pihak AS. Perundingan mencakup isu-isu tarif, hambatan non-tarif, ekonomi digital, keamanan ekonomi, serta kerja sama komersial dan investasi.

 “Kita sudah memiliki pemahaman yang sama dengan AS terkait progres perundingan. Ke depan, kita akan terus berupaya menuntaskan negosiasi ini dengan prinsip saling menguntungkan,” ujar Menko Airlangga.

Baca Juga :  Jokowi Singgung LRT, MRT, dan Kereta Cepat yang Merugikan Negara

Menko Airlangga juga menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan AS selama ini terjalin sangat baik dan perlu terus diperkuat. 

“Kita ingin meningkatkan hubungan komersial Indonesia dengan AS. Minggu lalu, perusahaan-perusahaan Indonesia di bidang pertanian dan energi telah menandatangani MoU dengan perusahaan-perusahaan AS untuk pembelian produk unggulan AS dan meningkatkan investasi,” lanjut Menko Airlangga.

Indonesia dan AS juga melihat potensi besar untuk memperluas kerja sama di sektor strategis seperti mineral kritis.

 “AS menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk memperkuat kemitraan di bidang mineral kritis. Indonesia memiliki cadangan besar nikel, tembaga, dan kobalt, dan kita perlu mengoptimalkan potensi kerja sama pengolahan mineral kritis tersebut,”  ungkap Menko Airlangga.

Indonesia akan melanjutkan negosiasi dengan AS dengan itikad baik, memastikan bahwa kerja sama yang terjalin mampu memberikan manfaat yang nyata bagi kedua negara.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.**

Berita Terkait

BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober
BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Fokus Garap Pasar Eksternal, InfraNexia Bidik Kebutuhan Infrastruktur Pemain Industri Telco Nasional
Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun
BRI BO Veteran Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja
KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:48 WIB

BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:56 WIB

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Fokus Garap Pasar Eksternal, InfraNexia Bidik Kebutuhan Infrastruktur Pemain Industri Telco Nasional

Berita Terbaru