Inflasi November 2025 Melambat 2,72% (y.o.y), LPEM FEB UI Beber Penyebabnya

Inflasi November 2025 Melambat 2,72% (y.o.y), LPEM FEB UI Beber Penyebabnya

- Author

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik Inflasi (Foto : LPEM FEB UI)

Grafik Inflasi (Foto : LPEM FEB UI)

JEKAKNARASI.ID.JAKARTA – Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) melaporkan adanya perlambatan Inflasi pada November 2025.

Anggota LPEM FEB UI Teuku Riefky menyebut, Inflasi melambat di angka 2,72% (y.o.y) pada November 2025 dari 2,86% (y.o.y) pada bulan sebelumnya. 

Namun demikian, Riefky menilai tingkat inflasi tersebut, masih berada di kisaran atas target Bank Indonesia sebesar 1,5%-3,5%. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Periode libur akhir tahun yang akan datang berpotensi menambah tekanan inflasi pada akhir 2025,” kata Riefky dalam keterangan tertulisnya Selasa (16/12/1025).

Sementara dari sisi eksternal, Riefky menjelaskan, kombinasi penurunan FFR oleh The Fed dan keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga berhasil mendorong masuknya aliran modal asing ke Indonesia.

“Kondisi ini berdampak pada nilai tukar rupiah menjadi menguat sebesar 0,11% (m.t.m) dalam 30 hari terakhir,” jelasnya.

Meski menunjukkan tren penguatan, kata Riefky, rupiah masih relatif berfluktuasi.

Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, pihaknya mengusulkan Bank Indonesia perlu mempertahankan suku bunga kebijakan  level 4,75% pad Rapat Dewan Gubernur terakhir tahun 2025 yang akan datang.

“Namun demikian, BI harus tetap waspada dan siap mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” bebernya.

 Menurut Riefky stabilisasi harga pangan menopang moderasi inflas, terbukti inflasi umum menurun pada November 2025 menjadi 2,72% (y.o.y) dari 2,86% (y.o.y) pada bulan sebelumnya 

Baca Juga :  Inflasi Tinggi di Papua, Mendagri Tito Karnavian Panggil Tiga Gubernur

“Inflasi tetap berada di kisaran atas target Bank Indonesia sebesar 1,5%–3,5% dan relatif tinggi dibandingkan awal tahun,” ucapnya.

Sehingga moderasi inflasi pada November terutama didorong oleh berkurangnya tekanan harga pangan.

Seiring dengan upaya stabilisasi pasokan yang mampu mengimbangi kenaikan ringan pada harga yang diatur pemerintah. 

“Secara bulanan, inflasi umum juga melambat dari 0,28% (m.t.m) pada Oktober menjadi 0,17% (m.t.m) pada November 2025,” tukasnya 

Kondisi ini, lanjut Riefky mencerminkan pelemahan tekanan harga jangka pendek khususnya dari komponen pangan, 

Normalisasi harga yang diatur pemerintah, serta dinamika harga eksternal yang masih terkendali 

“Sementara, Inflasi inti tercatat stabil pada level 2,36% (y.o.y) pada November, tidak berubah dari bulan sebelumnya,” pungkasnya.

Berikut catatan LPEM FEB UI 

1.Bank Indonesia perlu mempertahankan suku bunga BI Rate sebesar 4,75%.

2.Inflasi umum turun menjadi  2,72% (y.o.y) pada November, dipengaruhi tekanan harga makanan yang lebih rendah  di tengah upaya stabilisasi dan normalisasi harga-harga diatur.

3.Investor asing mencatatkan arus masuk portofolio bersih sebesar USD0,75 miliar sejak pertengahan November, dipengaruhi pemotongan suku bunga the Fed dan keputusan Bank Indonesia yang  mempertahankan suku bunga pada bulan lalu.**

Berita Terkait

BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober
BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Fokus Garap Pasar Eksternal, InfraNexia Bidik Kebutuhan Infrastruktur Pemain Industri Telco Nasional
Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun
BRI BO Veteran Gelar BRILiaN Culture Festival di Bandung, Perkuat Implementasi Budaya Kerja
KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:48 WIB

BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:56 WIB

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Fokus Garap Pasar Eksternal, InfraNexia Bidik Kebutuhan Infrastruktur Pemain Industri Telco Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Badan Usaha Pemilik Aset Kripto di Indonesia Melonjak 92,8% dalam Setahun

Berita Terbaru