Soal Pemerintah Tetapkan HPP Untuk Gabah Kering, Begini Komentar Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo

Soal Pemerintah Tetapkan HPP Untuk Gabah Kering, Begini Komentar Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo

- Author

Sabtu, 15 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Firman  Soebagyo  (foto : Golkar Pedia)

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo (foto : Golkar Pedia)

Pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengapresiasi keputusan tersebut. 

Menurutnya, Pemerintah sudah sangat bersungguh-sungguh untuk memperhatikan nasib petani dari keterpurukan selama ini dan dalam situasi apa pun panen petani harus memang diserap dengan HET tersebut.

“Saya bersyukur dan menyakini kalau ini secara konsisten dijalankan oleh Pemerintah, maka petani bisa tersenyum untuk menikmati pembelian harga yang wajar dari pemerintah,” kata Firman kepada wartawan, Kamis (13/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun disisi lain, Politikus senior partai Golkar ini juga mengingatkan agar Pemerintah lebih proaktif turun ke petani dengan sistem jemput bola untuk membeli gabah hasil panen petani, kalau tidak dengan sistem jemput bola maka Bulog akan ketinggalan dari para pengepul dan pedagang.

Adapun kebijakan pemerintah yang cukup baik ini juga ada sisi kelemahannya bahwa dengan pembelian gabah petani kondisi apapun panen apa adanya maka akan ada konsekuensi hasil berasnya tidak akan bisa memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan Badan Pangan dengan kadar patahan 25% dan spek sosok 95% karena tidak banyak penggilingan padi masyarakat yang tidak memliki pengering drayer atau mesin selep modern.

Baca Juga :  LMKN Masuk Angin, Kirim Surat Somasi Ke Hotel yang Dianggap Putar Musik Padahal Suara Burung Asli

“Mengingat pembelian gabah petani menggunakan anggaran negara maka setiap pembelin gabah dan beras petani harus memenui spek dari kualitas dan persyaratan yang ditetapkan Badan pangan nasional karena semua harus di audit BPK,” ujar anggota Baleg DPR ini.

Selain itu konsekuensinya Bulog juga harus siap dengan dana cash setiap saat dapat dicairkan untuk penyerapan pembelian gabah dan beras petani tesebut. Karena persaingan pembelian dilapangan Bulog akan dihadapkan dengan pedagang besar dan pengebas yang selalu dengan pola ngijon.

Firman yang juga Waketum Kadin ini memberikan apresiasi yang luar biasa kepada presiden Prabowo yang telah peduli kepada petani yang telah terpuruk selama ini.oleh karena itu ia berharap instansi terkait harus menyesuaikan regulasinya agar tidak ada implikasi hukum di kemudian setelah audit BPK.**

Berita Terkait

BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat
PLN Indonesia Power Hadirkan Air Bersih bagi Masyarakat Desa Ciranggem Kecamatan Jatigede
Link Terbaru Cek Pencairan BSU Kuartal IV 2026, bsu.ketenagakerjaan.go.id Sudah Tidak Berlaku
BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin Sebagai Instrumen Digital Bank Sentral
KAI Logistik Perkuat Pengelolaan Sampah sebagai Komitmen Implementasi ESG
Pergantian Kapolri Dikaitkan dengan Sidang MK Perkara Syarat Pendidikan Gibran
Kerugian Negara Akibat Korupsi MBG Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar 6 Tersangka yang Siap di Sidang
HUT ke-81 KAI, 18 KA dari Daop 2 Bandung Hadirkan Tarif Spesial
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:09 WIB

BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Penuh Khidmat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:25 WIB

PLN Indonesia Power Hadirkan Air Bersih bagi Masyarakat Desa Ciranggem Kecamatan Jatigede

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Link Terbaru Cek Pencairan BSU Kuartal IV 2026, bsu.ketenagakerjaan.go.id Sudah Tidak Berlaku

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:59 WIB

BI Buka Opsi Terbitkan Stablecoin Sebagai Instrumen Digital Bank Sentral

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:09 WIB

KAI Logistik Perkuat Pengelolaan Sampah sebagai Komitmen Implementasi ESG

Berita Terbaru

TNI - Polri

Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum dan 4 Kapolda Baru

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:08 WIB