Soft Launching NLRP 2025: Pembelajaran Literasi dan Numerasi untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

Soft Launching NLRP 2025: Pembelajaran Literasi dan Numerasi untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

- Author

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kegiatan Soft Launching National Learning Recovery Program (NLRP) 2025.. (Foto : Skolla)

Salah satu kegiatan Soft Launching National Learning Recovery Program (NLRP) 2025.. (Foto : Skolla)

JEJAKNARASI.ID, JAKARTA – PT Teman Satu Skolla sukses menggelar Soft Launching National Learning Recovery Program (NLRP) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Lt. 2 Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Direktur Utama PT Teman Satu Skolla Devlin Hazrian mengatakan NLRP merupakan inisiatif yang dilatarbelakangi oleh kondisi skor PISA (Program for International Student Assessment) Indonesia yang terus menurun hingga mencapai titik terendah. Sesuai catatan pada tahun 2023 Indonesia berada di peringkat ke-71 dari 81 negara dalam kemampuan literasi dan numerasi.

Ditambahkan, tentunya kondisi ini menjadi perhatian bagi Skolla untuk menjalin  kerjasama kemitraan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Dalam bidang pendampingan peningkatan literasi dan numerasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program pemulihan pembelajaran nasional ini kami beri nama National Learning Recovery Program. Dengan dukungan dari Yayasan Kita Bisa dan Yayasan Salam Setara Amanah Nusantara,” jelasnya.

Ia juga menyebut, NLRP akan diimplementasikan menggunakan metode Omni Learning berteknologi canggih Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Augmented-Virtual Reality. Dikatakan pula, pihaknya menargetkan 13.000 siswa di 50 sekolah SMP dan SMA/sederajat di Jakarta dan Jawa Barat sebagai penerima manfaat program ini. 

“Kami Terinspirasi oleh Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, melalui konsepsi Tri Sentra Pendidikan, kami percaya bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya bergantung pada siswa, tetapi juga melibatkan kolaborasi antara manajemen sekolah, guru dan orang tua.” ujarnya.

Sementara itu,  Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ali Mukodas menyampaikan, mengapresiasi program NLRP yang akan diluncurkan oleh Skolla. Menurutnya ini adalah langkah yang strategis untuk mengatasi penurunan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta.” harapnya.

Baca Juga :  Tak Mau Disalahkan Terkait Dibukanya Kembali Kran Ekspor Pasir Laut, Zulhas "Itu Kan PP"

Di tempat yang sama CEO Office Skolla  Muhammad  Akbar Buana Tafsili menjelaskan, program NLRP mencakup berbagai aspek, mulai dari asesmen literasi dan numerasi. Selain itu ada pula, asesmen psikologi, live class, video, modul dan latihan soal seputar literasi dan numerasi, kelas pendidikan karakter, hingga pendidikan sains teknologi menggunakan Augmented-Virtual Reality. 

“Program ini akan berjalan secara daring mulai bulan Februari hingga Juni 2025,” kata Akbar.

Dengan diluncurkannya NLRP 2025, diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas literasi dan numerasi di Indonesia untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten, berdaya saing serta mampu untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Teman Satu Skolla dengan perwakilan penerima manfaat dari wilayah Jakarta yaitu SMA Candra Naya, dan wilayah Jawa Barat yaitu SMP Harapan Siswa Bogor. Penandatanganan ini menandai resminya kerja sama dalam implementasi NLRP 2025.

Kemudian acara ditutup dengan diskusi paralel yang mengangkat topik “Strategi Transformasi Sekolah di Era Digital: Solusi Berbasis Teknologi dan Adaptasi Kurikulum Pembelajaran”.

Diskusi ini menghadirkan narasumber-narasumber kompeten, antara lain Bapak Dr. Joko Arwanto, M.Pd (Kasubkel Kurikulum Bidang SMA), Ibu Retno Marlangen, M.Pd (Perwakilan SMAN 1 Gegesik sebagai sekolah dengan implementasi digital), dan Bapak Biondi Sanda Sima, S.IP, M.Sc, L.LM. (Digital Development Consultant World Bank).

Acara ini dihadiri Ali Mukodas, S.Pd, M.Si Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Devlin Hazrian Saleh Direktur Utama PT Teman Satu Skolla, Ahmad Mujahid Direktur Eksekutif Salam Setara Amanah Nusantara, serta 100 undangan perwakilan sekolah SMA se-DKI Jakarta.**

 

Berita Terkait

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit
“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG
Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru
Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam
Kolaborasi Polri, Komdigi dan UPH Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Sekretaris DK BM PAN Soroti Demo Mahasiswa Soal Rupiah dan MBG, Ingatkan Parpol Konsisten Dukung Prabowo Gibran
Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Antusiasme Meluap, ‘War Tiket’ Upacara HUT RI ke-81 Diserbu 128 Ribu Orang dalam Hitungan Menit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:16 WIB

“Gempa Hari Ini” Jadi Topik Viral, Warganet Ramai Pantau Informasi BMKG

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06 WIB

Prabowo Usul Atap Rumah Diganti dari Seng Jadi Ijuk dan Rumbai, Singgung Masalah Kanker Paru-Paru

Senin, 20 Juli 2026 - 12:56 WIB

Viral di Medsos, Nama Hotman Paris Diduga Masuk Dalam Laporan Tunggakan Wajib Pajak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:24 WIB

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Pulang Tanpa Penahanan, Usai Jalani Pemeriksaan 11 Jam

Berita Terbaru