Gus Miftah Dianggap Ulama Tak Beretika, Usai Perkataannya Merendahkan Penjual Es Teh

Gus Miftah Dianggap Ulama Tak Beretika, Usai Perkataannya Merendahkan Penjual Es Teh

- Author

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNARASI. Ulama sekaligus utusan khusus Presiden, Gus Miftah, perlakuannya kembali menjadi sorotan publik. Usai dianggap mempermalukan pedagang kecil di depan umum.

Momen perlakuan Gus Miftah tersebut, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @wkwkmedsos, pada video tersebut nampak seorang pedagang minuman atau es teh yang sedang berjualan di acara dakwah yang pengisi acaranya salah satunya yaitu Gus Miftah.

Dalam video tersebut awalnya Miftah bertanya terkait masaih banyakkah jualan si pedagang minuman tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Es tehmu sih akeh (masih ada) nggak?, ya sana jual ‘go**ok’,”ucap Miftah sambil menertawakan si penjual es tersebut yang berdiri ditengah-tengah para jamaah yang hadir.

“Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” ujarnya.

Miftah lalu menceritakan soal tukang es teh dan bakso yang berdoa soal cuaca. Penjual es teh meminta udara panas sedangkan penjual bakso ingin cuaca dingin.

Baca Juga :  Soroti Tantangan Petani, Legislator Firman Soebagyo Desak Penguatan Dukungan Pemerintah

“Kira-kira kalau hari itu adem? berarti doa tukang es diijabah nggak? ya diijabah dalam bentuk lain es nggak laku tapi badan sehat, pulan-pulang istri hamil,” ucap Miftah.

Etika Gus Miftah pada penjual es teh pun sontak mengundang berbagai respons dari Netizen.

“Penjualnya sampai tarik napas, sabar,” komentar Netizen.

“Bener-bener akhir zaman. Manusia seperti ini masih ada yang menganggapnya sebagai seorang ustadz dan ulama, naudzhubillahmindzalik,” ucap Netizen lainnya.

“Terihat sekali bapaknya malu, sampai tarik napas,” tulis Netizen di kolom komentar.

“Gak salah tuh ustadz goblokin orang bahkan lebih tua dari dia. Adabnya di mana? Sama-sama lagi nyari rezeki. Bukan didoakan malah dikata-katain,” timpal lainnya. (/JS)

Berita Terkait

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga
Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat
Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026
Aturan Baru Alokasi Gaji Ke-13 Tahun 2026 Bagi PNS dan Pensiunan
Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Belum Tentu Cair Bulan Juni 2026, Ini Dasar Hukumnya
Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:42 WIB

Korban Tewas Terus Bertambah, PMJ Usut Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 20:37 WIB

Dewan Pembina JMSI Banten Encop Sopia Raih Gelar Doktor Ilmu Politik UI

Selasa, 28 April 2026 - 11:55 WIB

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri Belum Teridentifikasi, Polisi Fasilitasi Pengecekan oleh Keluarga

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Pernah Tersandung Kasus Penyebaran Berita Bohong, Berikut Profil Menteri LH Jumhur Hidayat

Minggu, 26 April 2026 - 14:49 WIB

Faktor Utama Gaji Ke-13 Pensiunan Batal Cair Bulan Juni 2026

Berita Terbaru

Fajariah, Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura Kalsel. (Foto: Istimewa)

Opini

Sunyi dalam Pernikahan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:53 WIB