Soroti Tantangan Petani, Legislator Firman Soebagyo Desak Penguatan Dukungan Pemerintah

Soroti Tantangan Petani, Legislator Firman Soebagyo Desak Penguatan Dukungan Pemerintah

- Author

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angoota Komisi IV DPR RI Farksi Golkar Firman Soebagyo . (Foto : Fraksi Golar)

Angoota Komisi IV DPR RI Farksi Golkar Firman Soebagyo . (Foto : Fraksi Golar)

JEJAKNARASI .ID.JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, kembali menyoroti beratnya tantangan yang masih dihadapi petani Indonesia hingga saat ini.

Politisi senior partai Golkar ini menyatakan bahwa sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan pangan nasional, masih berada dalam tekanan akibat berbagai persoalan klasik yang belum terselesaikan.

“Mulai dari kondisi alam hingga persoalan kesejahteraan, seluruhnya berdampak langsung pada produktivitas para petani,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Firman menjelaskan bahwa perubahan iklim dan cuaca ekstrem menjadi salah satu kendala utama yang membuat hasil panen sulit diprediksi.

Ketergantungan pada cuaca ini, menurutnya, menempatkan petani pada situasi rentan karena setiap anomali iklim dapat berujung pada gagal panen. Di sisi lain, akses petani terhadap teknologi pertanian modern juga masih terbatas.

“Meski berbagai inovasi telah tersedia, banyak petani yang belum mampu memanfaatkannya akibat keterbatasan biaya maupun pengetahuan,” ucapnya.

Tantangan lain yang tak kalah berat adalah tingginya biaya produksi. Harga pupuk, benih, dan pestisida yang terus meningkat semakin menekan pendapatan petani, terlebih ketika harga jual hasil panen di pasar justru rendah.

“Ditambah lagi, akses terhadap fasilitas kredit yang seharusnya dapat membantu permodalan usaha tani juga tidak mudah dijangkau oleh sebagian besar petani,” jelasnya.

Baca Juga :  Dandim 1715/Yahukimo Serahkan Bantuan KASAD Tas dan Seragam Sekolah kepada Anak Sekolah di Dekai Yahukimo

Untuk itu, Firman menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia menilai perlu adanya pendidikan dan pelatihan yang lebih masif kepada petani agar mereka dapat mengikuti perkembangan teknologi serta menerapkan praktik pertanian yang lebih efisien.

“Pendampingan langsung di lapangan juga menjadi kebutuhan mendesak agar petani tidak bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil tani,” pintanya.

Firman juga mendorong pemerintah untuk memperluas pemberian subsidi dan insentif guna meringankan biaya produksi. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian, mulai dari irigasi, akses jalan, hingga fasilitas penyimpanan, demi menjaga kualitas hasil panen dan memperlancar distribusi.

“Penguatan kelembagaan petani seperti kelompok tani dan koperasi pun dianggap sangat penting agar posisi tawar petani meningkat di tengah dinamika pasar,” paparnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Firman berharap petani Indonesia dapat menjadi lebih mandiri dan memiliki ketahanan yang lebih kuat dalam menghadapi perubahan dan tantangan sektor pertanian ke depan.

“Bahwa kesejahteraan petani harus menjadi prioritas bersama demi menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas nasional,” pungkasnya.**

Berita Terkait

Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD
Harga BBM Per 18 April 2026, Pertamax Turbo Naik Hampir 50 Persen
Terbitkan SP3, Polda Metro Jaya Hentikan Penyidikan 3 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Jelang Musim Haji, Imigrasi Soetta Siap Layani 35 Ribu Pemberangkatan Jemaah
OJK Sebut Malahayati Consultant Bukan LJK, Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Penggunaan Logo Resmi
Kepala BGN Klaim Pengadaan Motor Operasional MBG Bukan Pemborosan, Lebih Murah Dari Harga Pasaran
Akibat Cuaca Buruk di Bandara Soekarno Hatta, Sejumlah Penerbangan Terdampak
Pemerintah Luncurkan 8 Pilar Transformasi Budaya Kerja Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik Global
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 21:15 WIB

Menteri Nusron Pastikan Pembangunan Industri di Indramayu Tidak Merambah Lahan LSD

Sabtu, 18 April 2026 - 11:28 WIB

Harga BBM Per 18 April 2026, Pertamax Turbo Naik Hampir 50 Persen

Jumat, 17 April 2026 - 20:51 WIB

Terbitkan SP3, Polda Metro Jaya Hentikan Penyidikan 3 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Kamis, 16 April 2026 - 23:48 WIB

Jelang Musim Haji, Imigrasi Soetta Siap Layani 35 Ribu Pemberangkatan Jemaah

Selasa, 14 April 2026 - 17:12 WIB

OJK Sebut Malahayati Consultant Bukan LJK, Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Penggunaan Logo Resmi

Berita Terbaru

Ide Bisnis UMKM Modal Sedikit Tapi Bisa Untung Besar. (Foto: dok. Jejaknarasi.id)

Ekonomi & Bisnis

Ide Bisnis UMKM Modal Sedikit Tapi Bisa Untung Besar

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:33 WIB

Konsep teknologi pengelolaan sampah CitraRaya dengan metode Controlled Landfill. (Foto: Istimewa)

Kab Tangerang

CitraRaya Siapkan Pengelolaan Sampah dengan Metode Controlled Landfill

Selasa, 21 Apr 2026 - 09:33 WIB