Walau Menghadapi Tantangan Global, Indonesia - Vietnam Perkuat Kemitraan Strategis

Walau Menghadapi Tantangan Global, Indonesia – Vietnam Perkuat Kemitraan Strategis

- Author

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomiam  Airlangga Hartarto (foto : Kemenko Perekonomian )

Menko Perekonomiam Airlangga Hartarto (foto : Kemenko Perekonomian )

JEJAKNARASI.ID. JAKARTA – Meskipun menghadapi tantangan ketidakpastian global, perekonomian Indonesia mampu tetap tangguh. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 4,87% pada Q1 2025, dan inflasi tetap rendah di angka 2,37% pada bulan Juli 2025. Hal ini juga diperkuat oleh peringkat kredit BBB yang stabil dari S&P.

Memperkuat prospek ini, keberhasilan negosiasi perdagangan Indonesia dengan AS—termasuk pengurangan tarif dari 32% menjadi 19%—akan membantu melindungi sekitar 5 juta lapangan kerja, terutama di sektor padat karya. Indonesia dan Vietnam juga telah terlibat aktif dalam diskusi tarif yang sedang berlangsung dengan AS, berupaya melindungi investasi dan perdagangan dari meningkatnya ketidakpastian.

“Vietnam juga telah memainkan peran penting dalam komunitas ekonomi ASEAN, terutama dalam rencana strategis ASEAN, termasuk yang terbaru dan paling krusial bagi pertumbuhan ASEAN yaitu ASEAN Digital Economic Framework Agreement (DEFA) yang diharapkan implementasinya akan meningkatkan nilai ekonomi digital ASEAN menjadi USD2 triliun pada 2030. Dan Indonesia diperkirakan sekitar USD600 miliar. Jadi, saya pikir ini merupakan peluang bagi Indonesia dan juga bagi ASEAN,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Indonesia–Vietnam Friendship Association (IVFA) Members’ Gathering and Forum yang bertemakan “Resilience & Partnership: Navigating Regional Growth Amid Global Uncertainty” di Jakarta, Jumat (1/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya keberlanjutan juga semakin meningkat, dengan kerangka kerja seperti Netralitas Karbon ASEAN, Ekonomi Biru, dan Ekonomi Sirkular yang menyoroti komitmen ASEAN terhadap masa depan yang tangguh dan hijau. Selain itu, ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA) yang sedang berlangsung mencerminkan upaya-upaya untuk menyederhanakan perdagangan di tengah disrupsi global. ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mempromosikan perdagangan intra-ASEAN.

“Dengan adanya perang dagang global saat ini, saya rasa ASEAN, yang percaya pada kolaborasi multilateral, harus memperkuat ekonomi intra-ASEAN-nya sendiri. Kita memiliki 600 juta penduduk dan ekonomi kita juga lebih dari USD3 triliun. Jadi, saya pikir ini ruang bagi kita untuk saling memperkuat rantai nilai regional, agar ASEAN lebih tangguh menghadapi hambatan dan ketidakpastian,” ujar Menko Airlangga.

Baca Juga :  Pusat Kuliner Milik Raffi dan Kaesang Umumkan Tutup Untuk Sementara Waktu

Lebih lanjut, di bidang investasi, Vietnam terus menjadi salah satu mitra ekonomi penting Indonesia di kawasan ASEAN. Kemajuan signifikan Indonesia dan Vietnam juga telah dicapai dalam lanskap investasi. Salah satu contoh penting yaitu komitmen VinFast, produsen kendaraan listrik terkemuka di Vietnam, yang telah menjanjikan USD1,2 miliar untuk menjadikan Indonesia sebagai hub di Asia Tenggara.

Indonesia dan Vietnam juga telah menandatangani Letter of Intent untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi digital dan peningkatan kapasitas teknis untuk memperkuat infrastruktur, mendorong inovasi, dan mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depannya, terdapat beberapa peluang signifikan untuk kolaborasi strategis di berbagai sektor seperti industri peralatan lainnya, perdagangan, jasa, ketenagalistrikan, hotel dan restoran, serta perikanan.

“Di masa ketidakpastian ini, kita telah menunjukkan persahabatan sejati. Dan saya pikir acara hari ini menunjukkan bahwa Vietnam dan Indonesia dapat bekerja sama untuk mengurangi risiko ketidakpastian global. Kita perlu tetap optimis terhadap masa depan kita, dimana kawasan kita bersatu, terintegrasi, berdaya saing, berkomitmenx untuk mempertahankan tatanan perdagangan multilateral yang terbuka, tangguh, dan berwawasan ke depan, serta mempromosikan perdagangan dan investasi untuk bergerak maju dan mendorong lebih banyak kolaborasi antarmasyarakat,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yaitu Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir, Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Adam Mulawarman Tugio, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Ta Van Thong, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl Achmad Muclachela, Chief Operating Officer Japfa Comfeed Indonesia Arif Widjaja, serta Komite Eksekutif IVFA sekaligus Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata. **

Berita Terkait

Terbukti Tawarkan Skema Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol, Satgas PASTI Bekukan Kegiatan Malahayati Consultant
Harga Terbaru LPG Non Subsidi April 2026, Usai Pemerintah Umumkan Kenaikan
Ide Bisnis UMKM Modal Sedikit Tapi Bisa Untung Besar
OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya
Luncurkan Bundling Flagship Bersama Xiaomi, XL SMART Hadirkan Jaringan Digital Premium
Sempat Ditunda, KPPU Kembali Gelar Sidang Pemeriksaan Operator Seluler Jepang NTT DOCOMO Minggu Depan.
Bertemu Menteri Desa dan PDT, Ketua KPPU Siap Dukung dan Kawal Penguatan Kopdes Merah Putih
Sempat Tertunda, KPPU Kembali Sidangkan Perkara Dugaan Pelanggaran UU Nomor 5 Tahun 1999
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari JEJAKNARASI.ID di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan click tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:42 WIB

Terbukti Tawarkan Skema Gali Lubang Tutup Lubang Pinjol, Satgas PASTI Bekukan Kegiatan Malahayati Consultant

Kamis, 23 April 2026 - 19:24 WIB

Harga Terbaru LPG Non Subsidi April 2026, Usai Pemerintah Umumkan Kenaikan

Selasa, 21 April 2026 - 17:33 WIB

Ide Bisnis UMKM Modal Sedikit Tapi Bisa Untung Besar

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:19 WIB

OJK Batalkan Izin MP3E Neo Bank, Ini Konsekuensinya

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:49 WIB

Luncurkan Bundling Flagship Bersama Xiaomi, XL SMART Hadirkan Jaringan Digital Premium

Berita Terbaru

Lifestyle

Cara Pencegahan, Gejala dan Penyebab Utama Stroke Usia Muda

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:42 WIB